Berita Manokwari
BPOM Manokwari Perkenalkan Mobile BPOM ke Siswa SMA Villanova
Kami harap masyarakat semakin peduli dan aktif mengecek kemasan, label, izin edar, masa kedaluwarsa, maupun informasi hoaks melalui BPOM Mobile.
Penulis: Fransiskus Irianto Tiwan | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/BPOM-MKW-dan-obet.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Manokwari terus gencar melaksanakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat, khususnya pelajar, guna meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pengawasan obat dan makanan yang aman dan bermutu.
Kegiatan KIE kali ini digelar di SMA Vilanova Manokwari, Jumat (25/4/2025), dan dihadiri langsung oleh anggota Komisi IX DPR RI Dapil Papua Barat, Obet Rumbruren.
Ini merupakan kali kedua kegiatan serupa dilaksanakan di Papua Barat dari total 10 pelaksanaan yang direncanakan sepanjang tahun 2025.
Baca juga: Hindari Penggunaan Bahan Berbahaya, BPOM Manokwari Uji Takjil di Kaimana
Baca juga: BPOM Manokwari Intensifikasi Pengawasan Parcel Lebaran: Warga Diminta Perhatikan Kedaluwarsa
Kepala BPOM Manokwari, Agustince Werimon menjelaskan bahwa Komisi IX merupakan mitra strategis BPOM dalam menyampaikan informasi sekaligus menjaring aspirasi masyarakat.
"Karena mereka mitra kami, maka setiap masa reses anggota Komisi IX akan dilaksanakan KIE bersama BPOM. Kami sampaikan informasi tentang tugas dan kewenangan BPOM sekaligus mendengar langsung harapan masyarakat yang akan disuarakan di pusat," ujar Agustince.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan aplikasi BPOM Mobile kepada masyarakat agar dapat melakukan pengecekan mandiri terhadap produk yang akan dikonsumsi.
"Kami harap masyarakat semakin peduli dan aktif mengecek kemasan, label, izin edar, masa kedaluwarsa, maupun informasi hoaks melalui BPOM Mobile. Dengan begitu, mereka bisa menjaga diri dan orang di sekitarnya," lanjutnya.
Sementara itu, Obet Rumbruren menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen BPOM Manokwari dalam mendukung kebijakan nasional, khususnya pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
"Saya apresiasi BPOM yang serius memperhatikan instruksi pemerintah pusat, termasuk dalam pengawasan MBG. Kami di Komisi IX akan terus mendampingi agar pelaksanaan MBG di Papua Barat bisa berjalan tanpa hambatan, mulai dari dapur hingga distribusi ke peserta didik," kata Obet Rumbruren.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 200 peserta dari kalangan pelajar SMA Vilanova. Diharapkan, dengan edukasi ini, pelajar dapat menjadi agen perubahan dalam menyebarkan informasi yang benar seputar obat dan makanan di lingkungan mereka.
(*)