Hari Anak Nasional 2025
Momen HAN 2025, Ratusan Pelajar Teluk Bintuni: "Merdeka itu Bebas dari Pelecehan Seksual"
pesan penting seperti "STOP KEKERASAN SEKSUAL"; JADILAH PELINDUNG, BUKAN PELAKU"; Dan "MERDEKA ITU BEBAS DARI PELECEHAN SEKSUAL”
Penulis: Syahrul Said Refideso | Editor: Hans Arnold Kapisa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/pelajar-teluk-bintuni.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2025 di Teluk Bintuni digelar meriah oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) melalui kegiatan "Pagi Ceria".
Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Anak DP3AKB Teluk Bintuni, Alit Hariyono mengatakan HAN 2025 di Teluk Bintuni mengusung tema “Hormati Batasan, Hentikan Kekerasan, Olah Sampah Menjadi Berkah".
"Kegiatan Pagi Ceria peringati HAN 2025 diikuti 248 pelajar dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA se-Kabupaten Teluk Bintuni," ujar Hariyono, Rabu (23/7/2025).
Pantauan Tribun, kegiatan Pagi Ceria HAN 2025 digelar dengan jalan sehat yang mengambil start di kawasan Cafe Mangrove Kampung Lama, dan finish di GWC Teluk Bintuni.
Ratusan pelajar (peserta) tampil dengan pakaian kreasi unik berbahan daur ulang, seperti plastik bekas, karung plastik, dan kertas koran. Mereka juga membawa berbagai poster edukatif.
Uniknya, beberapa pelajar terlihat mengusung pamplet berisi pesan penting seperti "STOP KEKERASAN SEKSUAL"; JADILAH PELINDUNG, BUKAN PELAKU"; Dan "MERDEKA ITU BEBAS DARI PELECEHAN SEKSUAL”.
Baca juga: HAN 2025, DP3AP2KB Dorong Perda Kota Layak Anak di DPRK Fakfak
Komitmen Pemda
Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni berkomitmen mendukung tumbuh kembang anak secara optimal melalui kebijakan dan program prioritas.
Komitmen itu dipertegas Bupati Bintuni Yohanis Manibuy melalui Asisten III Yohanis Manobi, di puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 yang dipusatkan di Gedung Women Center (GWC) Teluk Bintuni, Rabu (23/7/2025).
"Anak bukan pilihan, melainkan kewajiban kita semua, baik sebagai orang tua, satuan pendidikan, pemerintah daerah, bangsa, dan negara," kata Manobi.
Ia mengatakan, bahwa saat ini anak-anak menghadapi tantangan yang sangat kompleks, sehingga dibutuhkan perhatian semua pihak.
"Tantangan mulai dari ancaman narkotika, anak terlibat kriminal, stunting, hingga kekerasan seksual dan eksploitasi," ujarnya.
Mewakili Bupati, Manobi mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Teluk Bintuni untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat dan suportif bagi anak-anak.
Baca juga: Puluhan Pelajar Asli 7 Suku Bintuni Dibekali Pembelajaran Matematika dengan Metode Gasing
Ia menegaskan, bahwa anak-anak memiliki hak untuk tumbuh dan berkembang, hak mendapat perlindungan, sehinga anak dapat berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan sosial dan pembangunan.
Manobi juga menyebut bahwa peringatan HAN yang digelar setiap 23 Juli menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam membangun Indonesia yang ramah anak, khususnya di Teluk Bintuni.
Hari Anak Nasional (HAN) 2025
Anak-Anak di Teluk Bintuni
Bebas Kekerasan Seksual
Stop Eksploitasi Anak
Teluk Bintuni
DP3AKB Teluk Bintuni
Kampanye Humanis
| Ikbal Refideso, Putra Irarutu Wakili Teluk Bintuni di Ajang Bergengsi IPA Convex 2026 |
|
|---|
| Kapolda Papua Barat Pimpin Panen Raya Jagung dan Resmikan Gudang-SPPG Polri |
|
|---|
| Ramalan Zodiak Minggu 17 Mei 2026: Cancer Sensitif, Leo Reflektif, Virgo Penuh Peluang |
|
|---|
| Pemda Distrik Babo Serahkan Uang Saku untuk Pemuda Peserta Turnamen Sebyar Cup I 2026 |
|
|---|
| Viral Oknum Anggota DPRD Fakfak Digerebek: TR dan DR Kompak Bantah Tuduhan Perselingkuhan |
|
|---|