Selasa, 19 Mei 2026

Hari Anak Nasional 2025

Momen HAN 2025, Ratusan Pelajar Teluk Bintuni: "Merdeka itu Bebas dari Pelecehan Seksual"

pesan penting seperti  "STOP KEKERASAN SEKSUAL";  JADILAH PELINDUNG, BUKAN PELAKU"; Dan "MERDEKA ITU BEBAS DARI PELECEHAN SEKSUAL”

Tayang:
zoom-inlihat foto Momen HAN 2025, Ratusan Pelajar Teluk Bintuni: "Merdeka itu Bebas dari Pelecehan Seksual"
TribunPapuaBarat.com/Syahrul Refideso
HAN 2025 - Ratusan pelajar di Teluk Bintuni kampanye menolak kekerasan seksual terhadap anak di puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) dalam kegiatan jalan sehat "Pagi Ceria" yang digelar Pemda setempat, Rabu (23/7/2025) 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2025 di Teluk Bintuni digelar meriah oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) melalui kegiatan "Pagi Ceria".

Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Anak DP3AKB Teluk Bintuni, Alit Hariyono mengatakan HAN 2025 di Teluk Bintuni mengusung tema “Hormati Batasan, Hentikan Kekerasan, Olah Sampah Menjadi Berkah".

"Kegiatan Pagi Ceria peringati HAN 2025 diikuti 248 pelajar dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA se-Kabupaten Teluk Bintuni," ujar Hariyono, Rabu (23/7/2025).

Pantauan Tribun, kegiatan Pagi Ceria HAN 2025 digelar dengan jalan sehat yang mengambil start di kawasan Cafe Mangrove Kampung Lama, dan finish di GWC Teluk Bintuni.

Ratusan pelajar (peserta) tampil dengan pakaian kreasi unik berbahan daur ulang, seperti plastik bekas, karung plastik, dan kertas koran. Mereka juga membawa berbagai poster edukatif. 

Uniknya, beberapa pelajar terlihat mengusung pamplet berisi pesan penting seperti  "STOP KEKERASAN SEKSUAL";  JADILAH PELINDUNG, BUKAN PELAKU"; Dan "MERDEKA ITU BEBAS DARI PELECEHAN SEKSUAL”.

Baca juga: HAN 2025, DP3AP2KB Dorong Perda Kota Layak Anak di DPRK Fakfak

Komitmen Pemda

Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni berkomitmen mendukung tumbuh kembang anak secara optimal melalui kebijakan dan program prioritas.

Komitmen itu dipertegas Bupati Bintuni Yohanis Manibuy melalui Asisten III Yohanis Manobi, di puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 yang dipusatkan di Gedung Women Center (GWC) Teluk Bintuni, Rabu (23/7/2025).

"Anak bukan pilihan, melainkan kewajiban kita semua, baik sebagai orang tua, satuan pendidikan, pemerintah daerah, bangsa, dan negara," kata Manobi.

Ia mengatakan, bahwa saat ini anak-anak menghadapi tantangan yang sangat kompleks, sehingga dibutuhkan perhatian semua pihak.

"Tantangan mulai dari ancaman narkotika, anak terlibat kriminal, stunting, hingga kekerasan seksual dan eksploitasi," ujarnya.

Mewakili Bupati, Manobi mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Teluk Bintuni untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat dan suportif bagi anak-anak.

Baca juga: Puluhan Pelajar Asli 7 Suku Bintuni Dibekali Pembelajaran Matematika dengan Metode Gasing

Ia menegaskan, bahwa anak-anak memiliki hak untuk tumbuh dan berkembang, hak mendapat perlindungan, sehinga anak dapat berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan sosial dan pembangunan.

Manobi juga menyebut bahwa peringatan HAN yang digelar setiap 23 Juli menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam membangun Indonesia yang ramah anak, khususnya di Teluk Bintuni.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved