Jumat, 8 Mei 2026

Disdukcapil Manokwari Edukasi Soal Dokumen Kependudukan ke Warga Mansinam

"Ini nanti akan berkaitan dengan hak-hak mereka misalnya bantuan sosial, jaminan kesehatan, dan lainnya," ujar William Ampnir.

Tayang:
zoom-inlihat foto Disdukcapil Manokwari Edukasi Soal Dokumen Kependudukan ke Warga Mansinam
TribunPapuaBarat.com/Matius Pilamo Siep
MATERI ADMINDUK - Kepala Seksi Kelahiran dan Kematian Disdukcapil Manokwari, William Ampnir, saat memberikan materi Administrasi kepedundukan (Adminduk) kepada warga di Pulau Mansinam, Manokwari, Papua Barat, Senin (4/8/2025). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Manokwari menyosialisasikan soal administrasi kependudukan (Adminduk) di Pulau Mansinam, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Senin (4/8/2025).

Kegiatan ini sebagai bagian dari program kerja mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari. 

Tujuannya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pengurusan dokumen kependudukan sebagai dasar untuk memperoleh berbagai layanan publik.

Kepala Seksi Kelahiran dan Kematian Disdukcapil Manokwari, William Ampnir, menyebut penting bagi masyarakat untuk mengurus dokumen kependudukan antara lain KTP, KK, dan akta kelahiran.

Dokumen-dokumen itu berkaitan langsung dengan akses masyarakat terhadap hak-hak dasar.

Baca juga: Sosialisasi JKN di Pulau Mansinam, BPJS Kesehatan-Mahasiswa KKN STIH Bergerak Bersama

 

"Ini nanti akan berkaitan dengan hak-hak mereka misalnya bantuan sosial, jaminan kesehatan, dan lainnya," ujar William Ampnir.

Ia juga menekankan memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan sah akan menghindarkan waga dari risiko 'terpinggirkan' dalam proses pelayanan publik.

Ia apresiasi kepada mahasiswa KKN dari STIH Manokwari yang telah berinisiatif dan memfasilitasi kegiatan tersebut. 

Menurutnya, di tengah keterbatasan sumber daya, kegiatan sosialisasi seperti ini sangat membantu Disdukcapil Manokwari untuk menjangkau masyarakat di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.

"Dengan adanya efisiensi ini, kami sudah tidak bisa lagi turun ke lapangan untuk jemput bola secara rutin," kata William Ampnir.

Namun, Disdukcapil Manokwari tetap berupaya membangun komunikasi agar sesekali memberikan pelayanan langsung kepada warga.

Dalam sesi tanya jawab, sejumlah warga menyampaikan permasalahan mereka terkait dokumen kependudukan, seperti status kependudukan yang masih tercatat di luar kota atau kehilangan KTP.

Baca juga: PHP OBAMA Minta Disdukcapil Fakfak Umumkan Jumlah OAP dan Mbaham Matta

"Datanya harus diaktifkan di daerah asal, lalu bisa dicetak di luar domisili. Ketentuan ini berlaku di seluruh wilayah Indonesia," ujar William Ampnir.

Dengan adanya sosialisasi ini, ia berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya Adminduk dan terdorong untuk melengkapi dokumen agar memperoleh hak-hak sipil secara maksimal.

Berdasarakan pantauan Tribun di lapangan, warga Kampung Mansinam antusias menyambut kegiatan ini.
 
Banyak dari mereka aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi soal kendala-kendala selama mengurus dokumen kependudukan.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved