Berita Manokwari
Pemuda DAP Wilayah III Doberai Gaungkan Budaya Lewat UMKM
kegiatan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda Papua untuk tetap menciptakan karya dan melestarikan budaya
Penulis: Matius Pilamo Siep | Editor: Hans Arnold Kapisa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/pameran-budaya.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Parade Budaya memperingati Hari Masyarakat Adat Sedunia yang digelar Pemuda Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah III Doberai menjadi panggung bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal di Manokwari.
UMKM lokal di Manokwari dalam parde tersebut terlihat menampilkan beragam karya olahan khas Papua
Pantauan Tribun, Kamis (7/8/2025), kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan budaya, tetapi juga sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat adat.
Pasalnya, berbagai produk hasil tangan kreatif masyarakat lokal dipamerkan, mulai dari kerajinan tangan, rajutan khas daerah, hingga olahan pangan tradisional yang mencerminkan kekayaan budaya Papua.
Baca juga: Pemuda Adat Domberay Siap Sukseskan Parade Budaya Hari Masyarakat Adat se-Dunia
Para pengunjung terlihat antusias mengunjungi stan-stan yang menyadiakan hasil karya berbentuk nilai budaya orang papua.
Salah satu pelaku UMKM, Amelia Tibakoto, merasa bangga dan bersyukur bisa terlibat dalam kegiatan ini.
Ia memamerkan produk-produk rajutannya, seperti noken berukuran kecil hingga besar, kalung, tas HP, dan gelang yang dibuat dari benang dan kulit kayu.
Karyanya dijual dengan harga kisaran Rp 10.000 hingga Rp 500.000.
"Kegiatan ini memberikan saya kesempatan untuk berjualan, dan hasil penjualan biasanya saya gunakan untuk kebutuhan kuliah," jelas Amelia.
Amelia menyebut bahwa meskipun pendapatan yang diperolehnya kali ini tidak sebanyak sebelumnya, ia tetap bersyukur karena telah diberikan kesempatan untuk tampil dan memperkenalkan produknya.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda Papua untuk tetap menciptakan karya dan melestarikan budaya.
"Jangan gengsi dengan budaya. Mari kita menjaga dan merawat budaya yang sudah menjadi warisan turun-temurun," pesannya. kepada kaum muda.
Baca juga: 21 UMKM Ramaikan Parade Budaya, Butuh Tempat Representatif
Pelaku UMKM lainnya, Agustina Sanyar, juga menyampaikan apresiasinya terhadap inisiator kegiatan ini.
Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu pelaku usaha kecil dalam menjangkau lebih banyak pembeli.
"Kami merasakan keuntungan yang lebih baik dibanding sebelumnya. Banyak pengunjung yang datang dan membeli produk kami," ungkap Agustina.
Parade Budaya
Pemuda DAP Doberai
DAP Wilayah III Doberai
Budaya Papua
Pameran
UMKM lokal
Hari Masyarakat Adat Sedunia
| Zero Halinar, Tekad Lapas Kelas IIB Manokwari Jaga Integritas |
|
|---|
| Mahasiswa Poltekkes Sorong Musyawarah Desa PKL Terpadu di Kelurahan Padarni Manokwari |
|
|---|
| Pemkab Manokwari Perkuat Pengawasan Miras dan Legalitas Pertambangan |
|
|---|
| Respons Lambat Jadi Sorotan, Damkar Manokwari Berbenah dan Siap Tingkatkan Layanan |
|
|---|
| Dorong Konektivitas, Bupati Hermus Komitmen Bangun Bandara Rendani Manokwari |
|
|---|