Berita Fakfak
RSUD Fakfak Kurangi Jatah Makan Gratis Pendamping Pasien, Ini Alasannya
yang sebelumnya memberikan jatah makan untuk dua orang pendamping pasien rawat inap tersebut kini dikurangi menjadi satu
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Hans Arnold Kapisa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Dirut-RSUD-ff.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Fakfak, Papua Barat, mengumumkan adanya penyesuaian program makan gratis bagi pendamping pasien rawat inap.
Program yang sebelumnya memberikan jatah makan untuk dua orang pendamping pasien rawat inap tersebut kini dikurangi menjadi satu orang.
Direktur RSUD Fakfak, Farid Fauzan Mahubessy, menjelaskan kebijakan tersebut merupakan dampak dari efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Ia mengakui, bahwa penyesuaian dilakukan agar anggaran yang tersedia dapat digunakan secara lebih tepat sasaran.
“Benar, saat ini terjadi pengurangan makanan gratis bagi pendamping pasien, dari dua orang menjadi satu orang,” ujarnya kepada Tribunpapuabarat.com di Fakfak, Rabu (14/1/2026).
Farid menambahkan, keputusan ini mempertimbangkan ketersediaan anggaran, estimasi jumlah kunjungan pasien, serta kebutuhan prioritas lainnya.
Baca juga: RSUD Fakfak Terima 110 Kacamata Baca Gratis dari Pemda, Prioritas Pasien Poli Mata
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berupaya mengalokasikan anggaran secara maksimal agar program makan gratis tersebut tetap berjalan.
“Program Makan Gratis bagi pendamping pasien merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Daerah terhadap masyarakat, khususnya keluarga pasien yang datang dari kampung-kampung terpencil di Kabupaten Fakfak,” jelasnya.
Ia menuturkan, banyak pendamping pasien berasal dari daerah jauh dan sering kali tidak memiliki bekal cukup untuk bertahan selama menjaga anggota keluarganya di rumah sakit.
"Karena itu, program ini tetap menjadi perhatian pemerintah daerah," imbuhnya.
Program Makan Gratis Pendamping Pasien Rawat Inap di RSUD Fakfak selama ini dinilai sangat membantu masyarakat kurang mampu yang harus mendampingi pasien dalam waktu lama.
| Dinsos Fakfak Siap Verifikasi Lapangan Buntut Laporan DTSEN Soal 63 Ribu Warga Miskin |
|
|---|
| Kapolres Fakfak Ingatkan Personel Bijak Gunakan Media Sosial, Tegaskan 6 Larangan Ini |
|
|---|
| Menuju Ending AIDS 2030, Puskesmas Fakfak Kota Intensifkan Pencegahan HIV |
|
|---|
| Warga Miskin di Fakfak Capai 17.062 Orang per 2025, Dinsos: 6.683 Sudah Terima Bansos |
|
|---|
| BKPSDM Fakfak Gelar Latsar, 471 CPNS Dibekali Karakter dan Kompetensi |
|
|---|