Jumat, 1 Mei 2026

Berita Fakfak

Bangun Ekosistem Kampus Internasional, Polinef Segera Buka Kursus Bahasa Inggris untuk Umum

Program tersebut ditujukan untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan unggul dengan kemampuan berbahasa Inggris

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Hans Arnold Kapisa
zoom-inlihat foto Bangun Ekosistem Kampus Internasional, Polinef Segera Buka Kursus Bahasa Inggris untuk Umum
Tribunpapuabarat.com/Aldi Bimantara
KAMPUS POLINEF - Tampak depan Kampus Politeknik Negeri Fakfak (Polinef) di Kota Fakfak Papua Barat. Satu-satunya kampus Politeknik Negeri di Tanah Papua saat ini, Senin (2/2/2026) 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK Politeknik Negeri Fakfak (Polinef) terus berupaya membangun ekosistem kampus berkelas internasional.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah mengembangkan koperasi pengajaran Bahasa Inggris, tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga masyarakat umum.

“Kami sudah membentuk koperasi dan berusaha mengembangkan sumber daya mulai dari anak TK, SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa dan dosen untuk pelatihan belajar Bahasa Inggris,” ujar Direktur Polinef, Muhammad Nur, kepada Tribunpapuabarat.com di Fakfak, Senin (2/2/2026).

Ia mengatakan bahwa melalui koperasi ini, Polinef akan membuka kursus kecakapan berbahasa Inggris yang difasilitasi penuh oleh kampus. 

Program tersebut ditujukan untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan unggul dengan kemampuan berbahasa Inggris.

"Lokasi pembelajaran akan dipusatkan di Kampus Polinef dan terbuka bagi siapa saja yang serius ingin belajar," ujarnya.

Baca juga: Mohammad Uswanas Tepis Anggapan Mahasiswa Polinef Mayoritas dari Luar Fakfak

Muhammad Nur menegaskan, para dosen juga diwajibkan mengikuti program ini sebagai bagian dari misi Polinef menuju kampus bertaraf internasional.

Untuk pembiayaan, mahasiswa Polinef dan civitas akademika akan mendapat bantuan, sementara peserta dari luar kampus dikenakan biaya.

Ke depan, Polinef juga berupaya menghadirkan sertifikasi TOEFL maupun IELTS di Kabupaten Fakfak, sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengikuti tes di luar daerah.

“Prinsipnya, kami memulai dari dasar, yakni kemampuan Bahasa Inggris sejak tingkat SD hingga SMA. Dengan begitu, saat memasuki dunia kampus, mereka sudah mahir berbahasa Inggris,” jelasnya.

Muhammad Nur berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris sebagai tuntutan zaman.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved