Selasa, 28 April 2026

Warga Penerima PKH-BPNT di Fakfak Diimbau Tidak Tergantung pada Bansos

"PKH membantu penerima bansos supaya ke depan lebih mandiri, bukan bergantung selamanya pada bansos," ucap Fariandi Indra Wabula.

Tayang:
zoom-inlihat foto Warga Penerima PKH-BPNT di Fakfak Diimbau Tidak Tergantung pada Bansos
Tribunpapuabarat.com/Aldi Bimantara
BANSOS PKH - Ketua Tim PKH Kabupaten Fakfak, Fariandi Indra Wabula, saat ditemui di Fakfak, Papua Barat, Jumat (13/2/2026). Ia mengimbau penerima Bansos PKH agar tidak selalu tergantung pada bansos yang bisa dicabut jika sudah tak memenuhi kriteria.  

TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Penerima bantun sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) maupun sejenisnya diimbau agar tidak tergantung pada bansos.

Pesan itu disampaikan Ketua Tim PKH Kabupaten Fakfak, Fariandi Indra Wabula, kepada TribunPapuaBarat.com di Fakfak Papua Barat, Jumat (13/2/2026).

"Ini merupakan bantuan dari pusat yakni dari Kemensos (Kementerian Sosial), daerah hanya memfasilitasi atau membantu penyaluran," ujarnya. 

Ia menyebutkan, pendataan juga dilakukan dari statistik bukan pendamping, termasuk penentuan kategori penerima desil 1 sampai 4.

Mengutip laman desakepatihan.gresikkab.go.id, desil adalah sistem pengelompokan masyarakat menjadi 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan.

Baca juga: Bulog Fakfak Siapkan Bantuan Pangan Gratis untuk Warga

 

"Kami selalu ingatkan, PKH maupun BPNT ini bukanlah gaji yang diterima tiap bulan. Bantuan ini sebatas merangsang, warga tidak harus bertumpu semua di situ," kata Fariandi Indra Wabula.

Menurutnya, tujuan PKH sebenarnya ialah untuk memacu kemampuan masyarakat dan menekan angka kemiskinan. 

"PKH merupakan program bansos bersyarat untuk mengurangi kemiskinan dan kesenjangan sosial, meningkatkan akses pendidikan anak, meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak, dan melindungi kelompok rentan semisal lansia dan penyandang disabilitas," ujanya.

Lebih dari itu, PKH juga diberikan untuk mendorong perubahan perilaku positif. 

"Bantuan diberikan dengan syarat, misalnya anak harus sekolah, balita harus ke Posyandu, dan ibu hamil harus periksa rutin. PKH membantu penerima bansos supaya ke depan lebih mandiri, bukan bergantung selamanya pada bansos," ucap Fariandi Indra Wabula.

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved