Warga Penerima PKH-BPNT di Fakfak Diimbau Tidak Tergantung pada Bansos
"PKH membantu penerima bansos supaya ke depan lebih mandiri, bukan bergantung selamanya pada bansos," ucap Fariandi Indra Wabula.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Ketua-Tim-PKH-Kabupaten-Fakfak-Fariandi-Indra-Wabula-saat-ditemui-di-Fakfak.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Penerima bantun sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) maupun sejenisnya diimbau agar tidak tergantung pada bansos.
Pesan itu disampaikan Ketua Tim PKH Kabupaten Fakfak, Fariandi Indra Wabula, kepada TribunPapuaBarat.com di Fakfak Papua Barat, Jumat (13/2/2026).
"Ini merupakan bantuan dari pusat yakni dari Kemensos (Kementerian Sosial), daerah hanya memfasilitasi atau membantu penyaluran," ujarnya.
Ia menyebutkan, pendataan juga dilakukan dari statistik bukan pendamping, termasuk penentuan kategori penerima desil 1 sampai 4.
Mengutip laman desakepatihan.gresikkab.go.id, desil adalah sistem pengelompokan masyarakat menjadi 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan.
Baca juga: Bulog Fakfak Siapkan Bantuan Pangan Gratis untuk Warga
"Kami selalu ingatkan, PKH maupun BPNT ini bukanlah gaji yang diterima tiap bulan. Bantuan ini sebatas merangsang, warga tidak harus bertumpu semua di situ," kata Fariandi Indra Wabula.
Menurutnya, tujuan PKH sebenarnya ialah untuk memacu kemampuan masyarakat dan menekan angka kemiskinan.
"PKH merupakan program bansos bersyarat untuk mengurangi kemiskinan dan kesenjangan sosial, meningkatkan akses pendidikan anak, meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak, dan melindungi kelompok rentan semisal lansia dan penyandang disabilitas," ujanya.
Lebih dari itu, PKH juga diberikan untuk mendorong perubahan perilaku positif.
"Bantuan diberikan dengan syarat, misalnya anak harus sekolah, balita harus ke Posyandu, dan ibu hamil harus periksa rutin. PKH membantu penerima bansos supaya ke depan lebih mandiri, bukan bergantung selamanya pada bansos," ucap Fariandi Indra Wabula.
| Campak Merebak di Fakfak, Dinas Kesehatan Siapkan 4 Lokus Vaksinasi |
|
|---|
| Kenaikan BBM Non-Subsidi Memaksa Warga Fakfak untuk Sesuaikan Konsumsi Harian |
|
|---|
| Pertamina Umumkan Penyesuaian Harga BBM Non-Subsidi di Fakfak, Ini Rinciannya |
|
|---|
| Kantah Fakfak Hadiri Kunker Tim BPN Pusat di Sorong, Bahas Standar Biaya Keluaran 2 Tahun |
|
|---|
| Fakfak Siapkan 16.000 Hektare Lahan di 2 Distrik untuk Investor Korea Garap Kebun Sawit |
|
|---|