Rabu, 20 Mei 2026

Berita Fakfak

"Bersih-bersih" Birokrasi Pemkab Fakfak, Bupati Samaun Dahlan Copot Tiga Kepala Distrik

Bupati mencopot tiga kepala distrik, yakni Kepala Distrik Mbahamdandara, Kepala Distrik Weri, dan Kepala Distrik Arguni

Tayang:
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Hans Arnold Kapisa
zoom-inlihat foto "Bersih-bersih" Birokrasi Pemkab Fakfak, Bupati Samaun Dahlan Copot Tiga Kepala Distrik
istimewa/Humas Pemkab Fakfak
PEMKAB FAKFAK - Bupati Fakfak Samaun Dahlan menegaskan bahwa perubahan secara besar akan dilakukan dalam pemerintahan bersama Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik, Jumat (20/2/2026) 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Bupati Kabupaten Fakfak Samaun Dahlan menegur keras 37 pegawai yang dilaporkan tidak melaksanakan tugas.

Dalam momentum satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik, ia menegaskan akan mengambil langkah tegas demi perubahan besar dalam pemerintahan.

“Pak Sekda dan Kepala BKPSDM, dari 37 itu saya minta yang 1 tahun ke bawah ditahan gajinya dan diperingatkan," tegas Bupati pada pelantikan pejabat tinggi di Gedung Wintder Tuare, Fakfak,  Jumat (20/2/2026).

Bupati juga memberikan peringatan tegas bahkan sanksi pemecatan bagi pegawainya yang absen berkantor lebih dari setahun.

"Sedangkan yang sudah lebih dari 1 tahun tidak masuk kantor, harus diproses pemecatan,” imbuhnya tegas.

Bupati menyatakan, bahwa ada pegawai yang tidak masuk kantor hingga 1,5 tahun, bahkan 2 sampai 3 tahun.

“Maka harus dipecat,” ujarnya menekankan komitmen disiplin Aparatur Sipil Negara atau ASN.

Baca juga: Bupati Fakfak Samaun Dahlan Lantik 7 Pejabat Baru, Berikut Daftarnya

Selain menyoroti pegawai lalai, Bupati Samaun meminta Sekda Fakfak melakukan evaluasi menyeluruh atas kinerja pemerintahan selama satu tahun berjalan.

Dalam kesempatan itu, ia mencopot tiga kepala distrik, yakni Kepala Distrik Mbahamdandara, Kepala Distrik Weri, dan Kepala Distrik Arguni, serta menunjuk pelaksana tugas untuk menggantikan tiga posisi tersebut.

Hal serupa juga berlaku bagi Kepala Puskesmas Tomage yang diminta segera diganti dengan pelaksana tugas.

Bupati Samaun menegaskan bahwa sikap tegas ini diambil demi kepentingan negeri Mbaham Matta Fakfak.

“Sekali lagi, saya ingatkan pemerintahan yang kami jalankan ini sungguh-sungguh untuk melaksanakan janji kami dalam mengabdi kepada negeri ini. Kalau pemerintahan berjalan baik, maka birokrasi juga berjalan baik,” katanya.

Ia menutup sambutannya dengan penekanan: “Kalau saya tidak lakukan ini, maka tidak akan terjadi perubahan apa-apa di sini.”

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved