Rabu, 3 Juni 2026

Ramadan 2026

UMKM Rasakan Manfaat Bazar Ramadan ICMI Fakfak, Omzet Ratusan Ribu per Hari

Menurut Faradila, keberadaan bazar Ramadan ini tidak hanya membantu dari sisi penjualan, tetapi juga mempermudah koordinasi antarpelaku UMKM.

Tayang:
zoom-inlihat foto UMKM Rasakan Manfaat Bazar Ramadan ICMI Fakfak, Omzet Ratusan Ribu per Hari
Tribunpapuabarat.com/Aldi Bimantara
BAZAR RAMADAN - Satu di antara pedagang Bazar Ramadan 2026, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Rabu (18/3/2026). Selama hampir empat minggu, 23 Februari hingga 16 Maret 2026, bazar Ramadan berlangsung di Ruang Terbuka Hijau (RTH). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Bazar Ramadan yang digelar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Fakfak bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Fakfak bukan sekadar kegiatan musiman.

Di balik hiruk-pikuk transaksi dan ramainya pengunjung di Ruang Terbuka Hijau (RTH), tersimpan cerita tentang geliat ekonomi masyarakat kecil.

Selama hampir empat minggu, 23 Februari hingga 16 Maret 2026, kawasan RTH disulap menjadi “Kampung Ramadan”, sebuah ruang interaksi ekonomi dan sosial yang mempertemukan pelaku UMKM dengan masyarakat.

Bagi para pelaku usaha kecil, momen ini bukan hanya soal berjualan, tetapi juga tentang kesempatan, jaringan, dan harapan.

Satu di antara pelaku UMKM, Faradila Inaya, kepada TribunPapuaBarat.com merasakan langsung dampak positif dari kegiatan tersebut.

Ia mengaku keikutsertaan dalam bazar Ramadan memberikan peningkatan signifikan terhadap penghasilan hariannya.

"Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk berpartisipasi. Alhamdulillah, omzet kami per hari bisa mencapai Rp 600 ribu hingga Rp 700 ribu," ujarnya.

Baca juga: ICMI Fakfak Gelar Bazar Ramadan, Zulha Rengen: Dongkrak Pendapatan UMKM

 

Menurut Faradila, keberadaan bazar Ramadan ini tidak hanya membantu dari sisi penjualan, tetapi juga mempermudah koordinasi antarpelaku UMKM.

"Melalui sistem komunikasi yang terbangun, para pelaku usaha dapat saling terhubung, berbagi informasi, hingga mengakses kebutuhan barang dagangan," jelasnya.

Di balik capaian tersebut, masih ada harapan yang ia ingin wujudkan. Faradila menyatakan ke depan para pelaku UMKM membutuhkan fasilitas yang lebih layak dan terorganisasi.

"Kami berharap ke depan bisa disediakan satu ruangan khusus agar kami semua dapat berkumpul dan beraktivitas dengan lebih nyaman," katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh pelaku UMKM lainnya, Nining Iha.

Ia menilai bazar Ramadan ini berjalan  baik dan mampu memberikan manfaat luas, tidak hanya bagi pedagang, tetapi juga masyarakat sebagai konsumen.

"Alhamdulillah, kegiatan lancar hingga selesai. Kurang lebih 100 sampai 500 peserta dapat terlayani. Ini hal yang patut kita syukuri bersama," katanya.

Baca juga: Harga Cabai Rawit Tembus Rp 95 Ribu per Kg di Pasar Wosi, Ini Pemicunya

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved