Berita Fakfak
KPHP Unit VI Fakfak Dampingi Tiga Kelompok Tani Menuju FOLU Net Sink 2030
Fokus kegiatan meliputi penyulingan minyak kayu putih, penyulingan kulit masohi, serta pembuatan briket arang dari limbah kayu
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Hans Arnold Kapisa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/keltanhut-ff.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK – Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Unit VI Fakfak, Papua Barat, tengah mempersiapkan pendampingan bagi tiga kelompok tani hutan dalam mendukung target nasional Indonesia FOLU Net Sink 2030.
FOLU Net Sink 2030 merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan serapan emisi karbon dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan lebih tinggi dibandingkan emisi yang dilepaskan pada tahun 2030.
Kepala UPTD KPHP Unit VI Fakfak, Thaib Wasaraka, menyampaikan rencana tersebut kepada TribunPapuaBarat.com di ruang kerjanya, Selasa (14/4/2026).
“Pada 23–26 April 2026 kami akan melaksanakan kegiatan terkait FOLU Net Sink di beberapa lokasi, yakni Bomberai, Teluk Patipi, dan Hambirangkendik Fakfak Tengah,” ujarnya.
Baca juga: Hari Bakti Rimbawan, Lima KTH dapat Bantuan Bibit dan Peralatan Rehabilitasi Hutan
Thaib menjelaskan, tiga kelompok tani yang dilibatkan adalah Kelompok Tani Hutan Kayu Putih Onim Jaya Bomberai, Kelompok Tani Hutan Weruper Kampung Puar, serta Kelompok Tani Briket Arang Kampung Hambirangkendik.
“Kegiatan nanti berupa sosialisasi, pendampingan, hingga praktik langsung. Hasilnya akan diuji di laboratorium,” bebernya.
Ia menambahkan, pelatihan akan didukung oleh dua dosen dari Universitas Papua (UNIPA) Manokwari.
Fokus kegiatan meliputi penyulingan minyak kayu putih, penyulingan kulit masohi, serta pembuatan briket arang dari limbah kayu.
“Harapan kami, melalui kegiatan ini kelompok tani di Kabupaten Fakfak dapat terus berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Thaib.
Kelompok Tani Hutan (KTH)
FOLU Net Sink 2030
Thaib Wasaraka
Kabupaten Fakfak
Kantor KPHP Unit VI Fakfak
| Dinsos Fakfak Siap Verifikasi Lapangan Buntut Laporan DTSEN Soal 63 Ribu Warga Miskin |
|
|---|
| Kapolres Fakfak Ingatkan Personel Bijak Gunakan Media Sosial, Tegaskan 6 Larangan Ini |
|
|---|
| Menuju Ending AIDS 2030, Puskesmas Fakfak Kota Intensifkan Pencegahan HIV |
|
|---|
| Warga Miskin di Fakfak Capai 17.062 Orang per 2025, Dinsos: 6.683 Sudah Terima Bansos |
|
|---|
| BKPSDM Fakfak Gelar Latsar, 471 CPNS Dibekali Karakter dan Kompetensi |
|
|---|