Jumat, 12 Juni 2026

Pesawat Mendarat Darurat di Pantai

Kepala Bandara Kaimana dan Staf Selamat dalam Pendaratan Darurat Smart Air di Nabire

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Utarom Kaimana, Juprianto Pali, bersama seorang staf dilaporkan terdaftar dalam manifest

Tayang:
Penulis: Arfat Jempot | Editor: Hans Arnold Kapisa
zoom-inlihat foto Kepala Bandara Kaimana dan Staf Selamat dalam Pendaratan Darurat Smart Air di Nabire
istimewa
MENDARAT DARURAT - Pesawat PT Smart Cakrawala Aviation yang mendarat darurat di Bibir Pantai Bandara Nabire, Selasa (27/1/2026) 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA - Pesawat milik PT Smart Cakrawala Aviation dengan rute penerbangan dari Bandara Nabire, Papua Tengah menuju Bandara Utarom Kaimana, Papua Barat, melakukan pendaratan darurat di bibir Pantai Nabire pada Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 12.45 WIT.  

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Utarom Kaimana, Juprianto Pali, bersama seorang staf dilaporkan terdaftar dalam manifest penerbangan tersebut. 

Informasi ini disampaikan oleh salah satu sumber terpercaya Tribunpapuabarat.com melalui aplikasi pesan singkat.  

“Kepala Bandara Kaimana bersama satu pegawai ikut dalam pesawat yang mendarat darurat siang ini di Nabire,” ujar sumber tersebut.

Baca juga: Pesawat Smart Air Mendarat Darurat di Laut Nabire, Ini Daftar Nama Penumpang dan Kru

Sementara itu, salah satu kru Smart Air di Kaimana, Arie, enggan memberikan keterangan terkait manifest penumpang.

Ia menyarankan agar informasi manifest diperiksa langsung di pihak Smart Air Nabire.  

Kepala Pos SAR Kaimana, Silas Wopari, menjelaskan bahwa pesawat mengalami gangguan mesin sesaat setelah lepas landas dari Bandara Nabire. Pilot kemudian memutuskan untuk kembali ke bandara (RTB). 

Namun, karena tenaga dorong (thrust power) semakin menurun, pilot akhirnya memilih melakukan pendaratan darurat di bibir pantai dekat Bandara Nabire.  

“Pesawat lepas landas dari Nabire menuju Kaimana. Sesaat setelah take off, terjadi gangguan pada mesin. Pilot memutuskan RTB, namun karena tenaga semakin berkurang, pesawat mendarat darurat di pantai,” jelas Wopari dalam keterangan tertulis.  

Baca juga: Gangguan Mesin, Pesawat Mendarat Darurat di Pantai Nabire, Tujuan ke Kaimana

Wopari menegaskan bahwa seluruh penumpang dan kru dalam keadaan selamat. Saat ini, pihak terkait tengah melakukan koordinasi untuk penanganan lebih lanjut.  

“Kondisi kru dan penumpang baik dan selamat,” tambahnya.  

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved