Selasa, 21 April 2026

Harga BBM di Papua Barat

Tercekik Harga Dexlite, Sopir Dump Truck di Kaimana Ramai-ramai Beralih ke Solar Subsidi

Puluhan sopir rela mengantri di Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) di Kawasan Coa untuk mendapatkan BBM subsidi jenis solar

Tayang:
Penulis: Arfat Jempot | Editor: Hans Arnold Kapisa
zoom-inlihat foto Tercekik Harga Dexlite, Sopir Dump Truck di Kaimana Ramai-ramai Beralih ke Solar Subsidi
Tribunpapuabarat.com/Arfat Jempot
KAIMANA - Antrean Kendaraan di depan APMS di Kawasan Coa, Kaimana untuk Mendapatkan BBM Jenis Solar, Senin (20/4/2026) 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA – Pemerintah resmi menaikkan sejumlah harga Bahan Bakar Minyak (BBM) per 18 April 2026.

Salah satu yang mengalami lonjakan signifikan adalah BBM jenis Dexlite, dari sebelumnya Rp14.500 per liter menjadi Rp24.450 per liter.

Kenaikan harga ini berdampak langsung pada aktivitas sopir dump truck di Kaimana, Papua Barat.

Puluhan sopir rela mengantri di Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) di Kawasan Coa untuk mendapatkan BBM subsidi jenis solar yang harganya jauh lebih murah, yakni Rp7.000 per liter.

Salah satu sopir dump truck, Bebu Temarwut (29), mengaku sudah lebih dari satu jam mengantri sejak pukul 09.00 WIT.

“Kami antri untuk isi solar, karena harga Dexlite mahal sekali. Kalau pakai Dexlite, biaya operasional jadi berat,” ujarnya saat ditemui TribunPapuabarat.com di APMS Kampung Coa, Senin (20/4/2026).

Baca juga: Kenaikan Harga Dexlite Picu Antrean Panjang di SPBU Jalan Baru Wosi Manokwari

Menurut Bebu, pengisian solar hanya bisa dilakukan dua kali dalam sebulan dengan harga Rp7.000 per liter.

Meski tidak ada pembatasan kuota saat pengisian, kebutuhan operasional harian membuat para sopir tetap harus menggunakan Dexlite.

“Sekarang harga Dexlite sudah Rp24.000 per liter, sangat mahal bagi kami,” tambahnya.

Pantauan TribunPapuabarat.com menunjukkan antrean panjang dump truck dan pick up mengular hingga sekitar 300 meter masuk ke area APMS.

Meski demikian, proses pengisian solar berlangsung lancar dan tidak menimbulkan kemacetan di kawasan tersebut.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved