Berita Kaimana
FKUB Kaimana Doa Bersama Lintas Agama untuk Pilkada Damai
Dia pun mengajak seluruh masyarakat yang punya hak demokrasi, untuk bersama sama menyampaikan hak demokrasi secara baik.
Penulis: Arfat Jempot | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/LA-890.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA - Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kaimana, Papua Barat menggelar doa bersama untuk pilkada damai di Kabupaten Kaimana.
Kegiatan yang dilaksanakan di rumah makan Belia, Sabtu (23/11/2024) ini dihadiri oleh tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh masyarakat, Kapolres Kaimana, Ketua KPU Kaimana, Sekretaris Daerah Kabupaten Kaimana, tokoh pemuda dan beberapa kepala suku asli Kaimana, berserta sejumlah tamu undangan lainnya.
Kegiatan ini juga diisi dengan penyampaian materi terkait tahapan pilkada oleh Ketua KPU Kabupaten Kaimana, Chandra Kirana, dan juga penyampaian materi oleh Kapolres Kaimana AKBP Gadug Kurniawan.
Baca juga: KPU Pegaf Mulai Distribusi Logistrik Pilkada 2024 ke Lima Distrik
Baca juga: Ormas se-Papua Barat Deklarasikan Pilkada Damai, Jalil Lambara: Hindari Berita Hoaks dan Isu SARA
Keduanya menyampaikan imbauan terkait dengan situasi kondisi kantibmas jelang pelaksanaan pungut hitung tanggal 27 November mendatang.
Ketua FKUB Kaimana, Pdt Victor OK Lewakabessy mengatakan, doa bersama lintas agama ini merupakan program tahunan, dalam rangka menjaga kerukunan, tetapi juga menjaga kantibmas bersama di kabupaten Kaimana.
“Kita tahu bersama bahwa dalam tahun 2024 ini, kita ada dalam tahun politik. Dan kurang lebih, 4 hari kedepan dan secara nasional kita ada dalam pelaksanaan pesta demokrasi, pemilihan kepala daerah, baik tingkat provinsi, tetapi juga tingkat kabupaten, secara serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 November 2024,” jelasnya.
Menurut Pdt Victor selama proses tahapan pilkada telah terjadi hal-hal yang menyenangkan, tetapi juga hal-hal yang menyakitkan, sehingga melalui kegiatan doa bersama ini, bisa memupuk kembali semangat persaudaraan, kekeluargaan dan toleransi antar umat beragama di Kabupaten Kaimana.
Dia pun mengajak seluruh masyarakat yang punya hak demokrasi, untuk bersama sama menyampaikan hak demokrasi secara baik.
Dirinya juga berharap agar proses pilkada yang dilaksanakan di Kaimana ini, dapat berjalan dengan penuh ramah, penuh toleran, dan penuh damai, demi kemajuan dan kesejahteraan seluruh warga bangsa yang ada di Kabupaten Kaimana.
“Mungkin saja kemarin, ada terjadi gesekan-gesekan dalam proses Pemilukada di Kaimana, tapi harapan kami, semoga dengan doa lintas agama, kita semua diberikan hati yang penuh damai,” pungkasnya.
(*)