FKIP UNIPA Gelar Sidang Umum Musyawarah DPM dan BEM
Pemilihan pengurus baru akan dilaksanakan secara demokratis dan terbuka
Penulis: Matius Pilamo Siep | Editor: Hans Arnold Kapisa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/musyawarah-fkip.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Papua (UNIPA) menggelar Sidang Umum Musyawarah Organisasi Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Gedung FKIP UNIPA, Kamis (30/10/2025).
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FKIP, Hengki L. Wambrauw.
Hengki menyampaikan bahwa masa kepengurusan BEM dan DPM periode sebelumnya telah berakhir, sehingga perlu dilakukan pergantian pengurus untuk menjaga keberlangsungan roda organisasi.
“Melihat adanya kekosongan, kepengurusan sempat diperpanjang selama tiga bulan. Namun saat ini masa perpanjangan tersebut telah berakhir,” ujar Hengki.
Ia menjelaskan bahwa musyawarah ini bertujuan memilih pengurus baru yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan serta menjalankan program-program yang berdampak positif bagi mahasiswa dan fakultas secara keseluruhan.
“Melalui sidang umum ini diharapkan terbentuk kepengurusan baru yang dapat menjalankan program-program yang berdampak bagi fakultas dan mahasiswa FKIP secara keseluruhan,” lanjutnya.
Selain itu, menurutnya, pengurus baru nantinya juga diharapkan dapat berkontribusi membantu pelaksanaan kegiatan WD III di bidang kemahasiswaan dan alumni.
Hengki menyebutkan ada tiga tujuan utama dalam musyawarah tersebut, yakni evaluasi pertanggungjawaban BEM FKIP periode 2024–2025, membahas garis besar program kerja BEM selanjutnya, serta pemilihan pengurus BEM FKIP periode 2025–2026.
Pemilihan pengurus baru akan dilaksanakan secara demokratis dan terbuka, diikuti oleh tujuh program studi di lingkungan FKIP.
Ia berharap, sidang yang berlangsung dapat memberikan hasil positif bagi kemajuan fakultas.
“Saya berharap melalui sidang ini muncul calon-calon pemimpin masa depan, khususnya anak-anak Papua, yang mampu membawa marwah FKIP menjadi lebih unggul,” tuturnya.
Lebih lanjut, Hengki menambahkan bahwa Ketua BEM FKIP tidak dapat hadir karena sedang sakit.
Namun perwakilan tetap hadir agar musyawarah dapat dilanjutkan dan tidak terjadi kekosongan.
Baca juga: FKIP UNIPA Gelar Seminar Nasional Bahas Budaya, Teknologi Digital, dan AI dalam Pembelajaran
Sementara itu, Ketua Panitia, Desi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.
“Panitia ini sudah dibentuk sejak Mei, namun baru dapat dilaksanakan pada Oktober 2025 karena padatnya kegiatan akademik dan non-akademik serta libur panjang,” jelas Desi.
| Fans Brazil Fakfak, Ocha: Neymar Idola Sejati, Anak Saya Pun Bernama Neymar |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Papua Barat 12 Juni 2026: Fakfak hingga Teluk Bintuni Berawan |
|
|---|
| Pertamax Naik Rp16.650 di Kaimana, Tukang Ojek Keluhkan Beban Hidup |
|
|---|
| Bupati Hasan Achmad Lepas Kontingen Pesparawi Tingkat Nasional XIV |
|
|---|
| Brazil Fakfak Community Gelar Konvoi, Beri Dukungan untuk Neymar |
|
|---|