Alumni Mahasiswa Yogyakarta Asal Papua Barat Agendakan Natal Bersama dan Mubes
"Selama ini, alumni mahasiswa Yogyakarta asal Papua Barat belum punya wadah sehingga belum banyak kegiatan juga," kata Sebulon Saroy.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Panitia-Natal-bersama-alumni-mahasiswa-Yogyakarta-asal-Papua-Barat.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Alumni mahasiswa Yogyakarta asal Papua Barat mengagendakan Natal bersama pada 20 Desember 2025.
Ada juga agenda musyawarah besar (mubes) pada 2026. Panitia untuk kedua agenda ini pun sudah terbentuk.
Panitia Natal bersama dipimpin Jarinus Mandacan, sedangkan panitia mubes diketuai Sebulon Saroy.
Sebulon mengatakan Natal bersama bertujuan untuk mengumpulkan kembali semua alumni mahasiswa Yogyakarta asal Papua Barat.
"Alumni mahasiswa Yogyakarta di Manokwari itu banyak, tapi tersebar di banyak tempat," ucapnya di rumahnya di Kampung Udopi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Minggu (7/12/2025) malam.
Selain untuk merayakan Natal 2025, ucap Sebulon Saroy, acara ini juga menjadi momentum untuk bernostalgia.
"Kita bisa berbagi cerita tentang susah dan senang semasa kuliah dulu. Tiap orang pasti punya perjalanan hidup masing-masing," kata Sebulon Saroy.
Baca juga: Mahasiswa Fakfak di Yogyakarta Tagih Kejelasan Beasiswa 1.000 Mahasiswa
Saat Natal bersama juga akan dibicarakan rencana menggelar musyawarah besar (mubes) pada 2026.
Menurut Sebulon Saroy, ide untuk menggelar mubes pernah dilontarkan Bupati Manokwari, Hermus Indou, beberapa tahun silam.
"Sebenarnya, mubes digelar tahun lalu, tetapi karena tahun politik (pemilu dan pilkada) agenda itu ditunda," ujarnya.
Dengan adanya mubes, Alumni mahasiswa Yogyakarta asal Papua Barat memiliki organisasi resmi, termasuk pengurus.
"Selama ini, alumni mahasiswa Yogyakarta asal Papua Barat belum punya wadah sehingga belum banyak kegiatan juga," katanya.
| Ketum PAL-KOAP Imbau Warga Jaga Keamanan Manokwari Menjelang Pesparawi Nasional XIV |
|
|---|
| Polda Papua Barat Matangkan Persiapan 811 Personel Pengamanan Pesparawi Nasional XIV |
|
|---|
| Tiga Tahun Tertunda, Pembangunan Gedung BWS Papua Barat Tersandera Sengketa Tanah |
|
|---|
| Tidak Terbukti, Lapas Manokwari Bantah Keterangan JPU Soal Pengendalian Narkoba dari Dalam |
|
|---|
| PLN UP3 Manokwari Siagakan 125 Personel, Pastikan Listrik Aman Selama Pesparawi Nasional XIV |
|
|---|