Tiongkok dan AS Minati Produk Manokwari, tapi Belum Ada Penerbangan Langsung
"Sebetulnya kami sudah melayani pengiriman ke luar negeri, tapi melalui bandara di Makassar, Surabaya, dan Jakarta," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Ardinan-Pribadi-dan-Kepala-Kantor-Bandara-Rendani-Herman-Sujito.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kepala Karantina Papua Barat, Ardinan Pribadi, mengatakan potensi ekspor Manokwari cukup tinggi.
Antara lain udang, tuna loin, kepiting, dan beberapa jenis ikan laut.
"Potensi teripang juga ada, tetapi masih kecil," katanya dalam Forum Konsultasi Publik 'Standar Pelayanan Jasa Kebandaraan', Senin (8/12/2025) sore.
Produk-produk tersebut, ucapnya, sangat diminati Tiongkok dan Amerika Serikat.
Menurutnya, hampir setiap hari, ada mendaftarkan produk untuk dikirim ke luar negeri.
"Namun, kami hanya mengurus dokumen domestik," ujar Ardinan Pribadi.
Alasannya, produk-produk ekspor itu belum dapat dikirim langsung dari Papua Barat karena belum memiliki bandara internasional, termasuk Bandara Rendani Manokwari.
Produk-produk itu dikirim ke luar negeri melalui bandara-bandara internasional atau yang memiliki penerbangan langsung ke negara-negara tujuan ekspor.
Baca juga: Respons UPBU Bandara Rendani Soal Keluhan Keamanan dan Pengambilan Bagasi
Ardinan menyebut, melalui Badan Karantina pusat, Karantina Papua Barat sedang mendaftarkan ekspotir dari Manokwari ke Tiongkok.
"Tinggal menunggu aproval dari China melalui Badan Karantina pusat di Jakarta. Kalau jadi, perusahaan di Manokwari bisa ekspor ke Tiongkok, tinggal menunggu support dari Bandara dan Bea Cukai," kata Ardinan Pribadi.
Hal senada diungkapkan Kepala Kantor Bandara Rendani, Herman Sujito.
"Sebetulnya kami sudah melayani pengiriman ke luar negeri, tapi melalui bandara di Makassar, Surabaya, dan Jakarta," katanya.
Bandara Rendani yang belum berstatus bandara internasional, ucapnya, belum bisa melayani pengiriman langsung ke negara tujuan ekspor.
Menurutnya, butuh waktu lama untuk meningkatkan status Bandara Rendani.
Karantina Papua Barat
Bandara Rendani
Herman Sujito
Ardinan Pribadi
bandara internasional
potensi ekspor
Manokwari
| Sekwan DPR Papua Barat Tetap Setia Dukung Jerman, Optimistis Der Panzer Melaju ke Final |
|
|---|
| Cakupan Imunisasi Anak di Manokwari Masih Rendah, Dinkes Dorong Pokja BERLIAN Lebih Aktif |
|
|---|
| Panitia Pesparawi Nasional XIV Gelar Simulasi Penjemputan Kontingen di Pelabuhan Manokwari |
|
|---|
| Bendera Negara Peserta Piala Dunia 2026 Warnai Lingkungan Rumah Warga Manokwari |
|
|---|
| Pengemudi Ojek Keluhkan Pertamax Naik Jadi Rp16.650 per Liter, Antre Pertalite Terlalu Lama |
|
|---|