Lapas Manokwari Sesak, Kapasitas 200 Orang Dihuni 438 Warga Binaan
Jumlah warga binaan untuk hari ini sebanyak 438 orang dari kapasitas ideal 200 orang. Jadi kondisi ini memang sudah overkapasitas
Penulis: Fransiskus Irianto Tiwan | Editor: Hans Arnold Kapisa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/kalapas-Mkw.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kondisi kelebihan kapasitas masih menjadi tantangan serius di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Manokwari Papua Barat.
Hingga akhir Maret 2026, jumlah warga binaan tercatat mencapai 438 orang, jauh melampaui daya tampung ideal yang hanya sekitar 200 orang.
Kepala Lapas Manokwari, Adhy Prasetyanto, menyebutkan situasi ini berdampak pada berbagai aspek, mulai dari pelayanan pembinaan, pengawasan, hingga fasilitas hunian.
“Jumlah warga binaan untuk hari ini sebanyak 438 orang dari kapasitas ideal 200 orang. Jadi kondisi ini memang sudah overkapasitas,” ujarnya di Manokwari, Senin (30/3/2026).
Untuk mengatasi persoalan tersebut, pihak lapas terus mengintensifkan program integrasi sosial.
Program ini diharapkan mempercepat proses reintegrasi sehingga warga binaan dapat kembali ke keluarga dan masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami terus meningkatkan program integrasi agar warga binaan bisa lebih cepat kembali ke keluarga melalui proses yang sesuai aturan,” jelas Adhy.
Baca juga: Adhy Prasetyanto Ungkap Kegiatan di Lapas Manokwari Selama Ramadan 1447 H
Selain itu, pada momentum Hari Raya Idulfitri lalu, Lapas Manokwari memberikan remisi kepada warga binaan yang memenuhi syarat administratif dan substantif.
Dari total 130 warga binaan beragama Muslim, sebanyak 101 orang memperoleh pengurangan masa hukuman sebagai bentuk penghargaan atas perilaku baik selama menjalani masa pidana.
“Warga binaan Muslim berjumlah 130 orang, dan 101 di antaranya memenuhi syarat untuk mendapatkan remisi hari raya,” katanya.
Adhy menambahkan, pembinaan yang diberikan selama di dalam lapas diharapkan menjadi bekal bagi warga binaan setelah bebas, baik dalam kehidupan sosial maupun ekonomi.
Ia berpesan agar mereka tidak kembali melakukan pelanggaran hukum.
“Harapan kami, warga binaan yang sudah bebas jangan sampai kembali lagi ke sini. Ilmu yang didapatkan harus dikembangkan dan bermanfaat bagi keluarga maupun masyarakat,” pungkasnya.
Lapas Kelas II B Manokwari
Lapas Manokwari Over Kapasitas
Adhy Prasetyanto
warga binaan
Manokwari
Papua Barat
438 Warga Binaan
| Tiga Rahasia Sukses dari Dr. Suriel Mofu untuk Lulusan Perdana UNCRI Manokwari |
|
|---|
| Ramalan Cuaca Papua Barat Selasa 31 Maret 2026: Wapada Hujan Terprediksi |
|
|---|
| 30 Pendamping PKH Fakfak Ikuti Pelatihan Ground Check Data PBI JKN Tahap II |
|
|---|
| Jembatan Kali Modan Nyaris Ambruk, Warga Muara Prafi Minta Perhatian Pemda Manokwari |
|
|---|
| Konflik Timur Tengah Berdampak ke Ekonomi Papua Barat, Warga Diimbau Bijak Gunakan BBM |
|
|---|