Sabtu, 13 Juni 2026

Kemenag Papua Barat

Soal Pernyataan Menteri Agama, Begini Respons Kakanwil Kemenag Papua Barat

"Intisarinya, guru itu adalah pekerjaan yang bermartabat dan harus mendapat apresiasi," kata Luksen Jems Mayor.

Tayang:
zoom-inlihat foto Soal Pernyataan Menteri Agama, Begini Respons Kakanwil Kemenag Papua Barat
Kemenag Papua Barat
PROFESI GURU - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Papua Barat, Luksen Jems Mayor, menyebut Menteri Agama, Nasaruddin Umar, justru sebagai penegasan tentang betapa mulianya profesi guru. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Potongan video pernyataan Menteri Agama, Nasaruddin Umar, bahwa "guru upahnya amal jariyah, kalau mau cari uang jadi pedagang" sempat ramai dibicarakan publik. 

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Papua Barat, Luksen Jems Mayor, menyebut pernyataan itu justru sebagai penegasan tentang betapa mulianya profesi guru.

Menurutnyam jika disimak secara utuh, maksud pernyataan Menag itu adalah menegaskan bahwa pekerjaan guru itu sangat mulia. 

"Kalau hanya mengejar kekayaan, tentu jalannya bukan guru, melainkan pedagang. Intisarinya, guru itu adalah pekerjaan yang bermartabat dan harus mendapat apresiasi," kata Luksen Jems Mayor.

Menurutnya, Kementerian Agama berkomitmen nyata untuk mendukung kesejahteraan guru. 

Tahun 2025, alokasi sertifikasi guru meningkat signifikan, bahkan hampir 700 persen dibanding tahun sebelumnya. 

Baca juga: Luksen Minta Semua Denominasi Gereja di Papua Barat Jaga Independensi

 

Sertifikasi guru yang sebelumnya bernilai Rp 1,5 juta naik menjadi Rp 2 juta.

Hal ini, ucap Kakanwil Kemenag Papua Barat, menunjukkan keseriusan Menag untuk memuliakan pekerjaan guru. 

"Tidak ada niat sedikit pun untuk menyetarakan guru dengan pedagang. Justru beliau ingin mengangkat harkat dan martabat guru agar kita semua semakin menghormati profesi guru," ujar Luksen Jems Mayor.

Ia berpesan kepada guru-guru di Papua Barat, khususnya guru madrasah dan agama di semua jenjang pendidikan, agar memanfaatkan kesempatan sertifikasi dengan baik.

"Mari kita memuliakan profesi guru dengan mendidik anak-anak dengan sepenuh hati. Siapa lagi yang memuliakan pekerjaan guru kalau bukan guru itu sendiri," katanya.

Baca juga: Pesan Luksen Jems Mayor untuk Siswa MTs Kota Sorong: Disiplin, Hormati Guru

Kepala Bidang Pendidikan Agama Kristen Kanwil Kemenag Papua Barat, Raknumfor Trius Benson, juga menilai pernyataan Menteri Agama perlu disikapi secara positif.

Menurutnya, pernyataan Menteri Agama tersebut perlu dipahami sebagai motivasi. 

"Tidak sedikit guru hari ini yang melupakan tugas pokoknya. Pernyataan itu justru menjadi pengingat untuk mengembalikan marwah guru agar tetap menjalankan tugas mulia dalam mendidik," ujarnya.

Kemenag Papua Barat berharap para guru semakin menghayati profesinya sebagai jalan pengabdian, amal jariyah.

Mereka adalah kunci mencetak generasi bangsa yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved