Senin, 1 Juni 2026

Pertahanan RI

Menhan Tinjau Kesiapan Batalyon TP 805/KSW di Manokwari Selatan Papua Barat

Menhan meninjau fasilitas latihan, lapangan tembak, serta memberikan arahan langsung kepada pelatih dan personel

Tayang:
zoom-inlihat foto Menhan Tinjau Kesiapan Batalyon TP 805/KSW di Manokwari Selatan Papua Barat
istimewa/Doc: Biro Infohan Setjen Kemhan
MENHAN RI - Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melaksanakan kunjungan kerja ke Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP) 805/KSW di Kabupaten Manokwari Selatan Papua Barat, Selasa (25/5/2026) 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI SELATAN – Menteri Pertahanan Menhan) RI, Sjafrie Sjamsoeddin melaksanakan kunjungan kerja ke Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP) 805/KSW di Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, Selasa (26/5/2026).

Kunjungan ini bertujuan meninjau kesiapan pembinaan personel, sarana prasarana latihan, serta kesiapan satuan dalam mendukung pelaksanaan tugas di wilayah.

Dalam rangkaian kegiatan, Menhan meninjau fasilitas latihan, lapangan tembak, serta memberikan arahan langsung kepada pelatih dan personel. 

Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas pembinaan prajurit melalui kesinambungan tenaga pelatih yang profesional, kompeten, dan berpengalaman.

“Keberlangsungan penugasan personel pelatih harus dijaga dengan baik, kesejahteraannya diperhatikan secara optimal, sehingga proses pembinaan berlangsung efektif, berkelanjutan, dan menghasilkan prajurit berkualitas,” tegasnya dilansir Biro Infohan Setjen Kemhan, Rabu (27/5/2026).

Baca juga: Tinjau Barak Yonif TP 808 di Fakfak, Menhan Tegaskan Prajurit Harus Tangguh dan Waspada

Menhan juga memberi perhatian khusus terhadap program latihan satuan (Proglatsi), termasuk latihan pra tugas yang harus disiapkan secara matang dan realistis sesuai tantangan di lapangan.

Ia menegaskan kesiapan prajurit tidak hanya ditentukan oleh kemampuan tempur, tetapi juga kemampuan mendukung keselamatan personel dalam operasi.

Lebih lanjut, Menhan menekankan pentingnya materi latihan Longmalap (Pertolongan Pertama di Lapangan) sebagai bagian dari kesiapan prajurit, khususnya terkait pelayanan kesehatan di daerah operasi.

Kemampuan pertolongan pertama dinilai sebagai kompetensi vital untuk mendukung keselamatan personel dan efektivitas tugas.

Dalam kunjungan tersebut, Menhan didampingi Wakil Panglima TNI, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Kabaloghan, serta Pangdam XVIII/Kasuari. 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved