Sabtu, 30 Mei 2026

Pendidikan di Teluk Bintuni

Menteri Pendidikan Hadiri Milad ‘Aisyiyah Nasional dan ke-20 Teluk Bintuni

‘Aisyiyah kini memiliki puluhan perguruan tinggi, ratusan sekolah, dan lebih dari 23 ribu TK ABA di seluruh Indonesia

Tayang:
zoom-inlihat foto Menteri Pendidikan Hadiri Milad ‘Aisyiyah Nasional dan ke-20 Teluk Bintuni
Tribunpapuabarat.com/Syahrul Said Refideso
PENDIDIKAN - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, menghadiri Tasyakuran Milad ‘Aisyiyah ke-109 tingkat nasional dan Milad ke-20 ‘Aisyiyah Kabupaten Teluk Bintuni, Jum'at (29/5/2026) 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Abdul Mu’ti, menghadiri Tasyakuran Milad ‘Aisyiyah ke-109 tingkat nasional sekaligus Milad ke-20 ‘Aisyiyah Kabupaten Teluk Bintuni.

Acara bertema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian” berlangsung di halaman Sekolah Muhammadiyah Teluk Bintuni, Distrik Bintuni, Jumat (29/5/2026).

Turut hadir Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy, Wakil Bupati Joko Lingara, mantan Bupati Petrus Kasihiw, pimpinan DPRK Teluk Bintuni, Kapolres AKBP Hari Sutanto, Dandim 1806/TB Letkol Inf. Yan M. Doli Simanjuntak, serta sejumlah tamu undangan.

Ketua Panitia sekaligus Ketua PDM Teluk Bintuni, Zulaicah Kaitam, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Menteri Abdul Mu’ti.

Ia menegaskan bahwa kehadiran menteri menjadi kehormatan sekaligus penyemangat bagi kader ‘Aisyiyah.

“Semoga arahan beliau menjadi panduan dalam memperluas dakwah perempuan berkemajuan di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial,” ujarnya.

Baca juga: SMA Muhammadiyah Conservation Papua Barat Hadir sebagai Miniatur Indonesia yang Inklusif

Zulaicah memaparkan kiprah ‘Aisyiyah selama 109 tahun sebagai organisasi perempuan Islam berkemajuan, serta perkembangan amal usaha di Teluk Bintuni selama 20 tahun terakhir, termasuk delapan TK ABA, tiga kelompok bermain, tiga PAUD, dan Posyandu ILP di Kampung Nelayan.

Ketua Pokja Muhammadiyah, Abdul Samad Bauw, berharap dukungan pemerintah untuk pembangunan fasilitas pendidikan Muhammadiyah.

“Kami ingin sekolah Muhammadiyah dikembangkan hingga jenjang SD, SMP, dan SMA,” katanya.

Bupati Yohanis Manibuy juga mengapresiasi kontribusi besar ‘Aisyiyah dalam pembangunan sumber daya manusia.

Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah mendukung program pendidikan dan fasilitas sekolah ‘Aisyiyah.

Sementara itu, Menteri Abdul Mu’ti menekankan peran penting ‘Aisyiyah dalam pencerdasan dan pemberdayaan perempuan sejak didirikan Nyai Walidah Ahmad Dahlan.

Baca juga: Bupati Yohanis Manibuy Apresiasi Perhatian Presiden Prabowo untuk Pendidikan Teluk Bintuni

Ia menyebutkan, ‘Aisyiyah kini memiliki puluhan perguruan tinggi, ratusan sekolah, dan lebih dari 23 ribu TK ABA di seluruh Indonesia.

Pemerintah, lanjutnya, memberi perhatian khusus pada pendidikan anak usia dini melalui program wajib belajar 13 tahun, dimulai dari taman kanak-kanak, serta bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) sebesar Rp450 ribu per tahun bagi murid TK.

“Dakwah adalah proses menghadirkan Islam sebagai rahmatan lil alamin. Peran ibu-ibu ‘Aisyiyah sangat penting terutama dalam pendidikan keluarga,” tegasnya.

Ia juga menyoroti fenomena fatherless dan menekankan pentingnya peran keluarga dalam membangun karakter anak.

Kegiatan tasyakuran berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat semangat dakwah kemanusiaan dan pendidikan di Teluk Bintuni.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved