Rabu, 3 Juni 2026

Freeport Perkuat SDM Melalui IPN, 90 Persen Peserta adalah Orang Asli Papua

Lebih dari 4.000 siswa, yang sekira 90 persen adalah orang asli Papua (OAP), telah mengikuti pelatihan di IPN.

Tayang:
zoom-inlihat foto Freeport Perkuat SDM Melalui IPN, 90 Persen Peserta adalah Orang Asli Papua
istimewa/Dokumentasi PTFI
IPN - Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN) didirikan PT Freeport Indonesia (PTFI) pada 2003. Lembaga pendidikan vokasi non-formal ini dirancang untuk mempersiapkan generasi muda Papua agar memiliki kompetensi teknis dan karakter profesional di dunia kerja, terutama sektor pertambangan. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - PT Freeport Indonesia (PTFI) mengembangkan pendidikan vokasi di Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN), pusat pelatihan di Kabupaten Mimika, Papua Tengah

Senior Vice President (SVP) Community Development PTFI, Nathan Kum, mengatakan upaya ini demi memperkuat sumber daya manusia (SDM) Papua.

"Investasi di sektor pendidikan merupakan bagian strategis dalam investasi sosial perusahaan," katanya di Timika, Senin (26/11/2025). 

IPN adalah lembaga pendidikan vokasi non-formal yang didirikan pada 2003 di Kabupaten Mimika.

IPN dirancang supaya generasi muda Papua memiliki kemampuan teknis dan disiplin kerja yang dibutuhkan di dunia industri, terutama sektor pertambangan. 

Lulusan IPN, ucap Nathan Kum, diharapkan dapat langsung mengaplikasikan ilmu untuk membangun karier.

Mereka juga diharapkan memiliki integritas dan berperan penting di berbagai bidang profesional. 

Baca juga: PTFI dan UNIPA Teken MoU, Fokus Pendidikan dan Keberlanjutan

 

Nathan mengatakan PT Freeport Indonesia mengembangkan berbagai program pendidikan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

Antara lain sekolah vokasi Institut Pertambangan Nemangkawi dan beasiswa lanjutan. 

"Tujuan kami adalah menyiapkan generasi Papua yang terampil, siap kerja, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global," kata Nathan Kum.

Menurutnya, IPN berkembang menjadi pusat pelatihan vokasi berkelas Industri dengan pelatihan berbasis kompetensi kerja khusus serta berbagai program lain pengembangan SDM.  

Ia menyebut PT Freeport Indonesia membuat berbagai program demi membentuk ekosistem pendidikan yang terintegrasi, dari pelatihan di kelas hingga pengalaman langsung di lapangan. 

Kisah Para Lulusan

Sejak 2003, ucapnya, lebih dari 4.000 siswa, yang sekira 90 persen adalah orang asli Papua (OAP), telah mengikuti pelatihan di IPN.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved