Sensus Ekonomi 2026
103 Petugas Turun ke 24 Distrik, Teluk Bintuni Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ikrar petugas sensus oleh Desmon Wanimbo, diikuti 103 petugas yang akan bertugas di 24 distrik
Penulis: Syahrul Said Refideso | Editor: Hans Arnold Kapisa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/SE-2026-di-TB.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 melalui apel gabungan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Teluk Bintuni, Senin (15/6/2026).
Pantauan Tribunpapuabarat.com, sejak pagi, peserta apel mulai berdatangan ke lapangan apel kantor bupati Teluk Bintuni untuk mengikuti proses pencangangan SE 2026.
Petugas sensus mengenakan seragam putih, pegawai BPS berpakaian oranye, sementara ASN dari berbagai OPD hadir dengan seragam khaki.
Apel gabungan dimulai pukul 08.48 WIT dan dipimpin Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara.
Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ikrar petugas sensus oleh Desmon Wanimbo, diikuti 103 petugas yang akan bertugas di 24 distrik definitif.
Baca juga: BPS Teluk Bintuni Sebut Pemutakhiran Adminduk Khusus OAP Butuh Kolaborasi
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Joko Lingara menegaskan SE 2026 merupakan agenda nasional strategis untuk memperoleh gambaran utuh dan akurat mengenai kondisi perekonomian masyarakat.
“Data sensus akan menjadi landasan penting dalam perencanaan pembangunan daerah, kebijakan ekonomi, pengembangan investasi, pemberdayaan UMKM, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Joko Lingara.
Pelaksanaan SE 2026 di Teluk Bintuni berlangsung 15 Juni–31 Agustus 2026 dengan pendataan terhadap seluruh unit usaha.
Joko Lingara mengajak perangkat daerah, instansi, pelaku usaha, dan masyarakat mendukung penuh kegiatan ini.
“Terimalah petugas dengan baik dan berikan informasi yang jujur serta lengkap. Partisipasi masyarakat adalah kunci keberhasilan sensus,” tegasnya.
Ia juga berpesan agar petugas menjaga integritas dan profesionalisme karena data yang dihasilkan akan menjadi dasar kebijakan pembangunan daerah maupun nasional.
Baca juga: Sensus Ekonomi 2026: BPS Fakfak Fokus Pendataan Usaha Skala Besar pada Mei
Sementara itu, Kepala BPS Teluk Bintuni, Maimun, menjelaskan SE 2026 menggunakan sistem digital yang terhubung langsung ke server BPS pusat sehingga keamanan data masyarakat terjamin.
“Sensus kali ini akan menyediakan data ekonomi hingga tingkat desa dan kelurahan, termasuk informasi ekonomi digital, lingkungan, daya saing usaha, serta peran UMKM,” jelasnya.
Seluruh jenis usaha akan didata, baik mikro, kecil, menengah, besar, maupun usaha daring.
Salah satu petugas sensus, Novianti Refideso, mengaku bangga terlibat dalam kegiatan nasional ini.
“Awalnya saya gugup, tetapi setelah bimbingan dari BPS saya lebih siap. Semoga masyarakat menerima kami dengan baik agar pendataan berjalan lancar dan menghasilkan data akurat,” ujarnya.
Dengan pencanangan ini, Teluk Bintuni resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
| Jersey Player Issue Argentina di Fakfak Tembus Rp600 Ribu Jelang Laga Kontra Aljazair |
|
|---|
| Fans Argentina Santun dan Tertib saat Konvoi Piala Dunia 2026, Tak Ada Knalpot Berisik |
|
|---|
| Nurwidayati Samaun Dahlan Siap Turun dalam Konvoi Der Panzer Fakfak |
|
|---|
| ASN PUPR Papua Barat Jadi Tersangka Penipuan Rp9,8 Miliar, Rugikan 600 Orang |
|
|---|
| Petronas akan Eksplorasi Migas di Kaimana Dijadwalkan Oktober 2026 |
|
|---|