Sensus Ekonomi 2026
Novianti Refideso Bangga Terlibat Pendataan Ekonomi Nasional di Teluk Bintuni
SE2026 memiliki peran penting dalam menyediakan data akurat untuk mendukung perencanaan pembangunan dan kebijakan pemerintah
Penulis: Syahrul Said Refideso | Editor: Hans Arnold Kapisa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/se-26-di-TB.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Novianti Refideso, salah satu petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 Kabupaten Teluk Bintuni, mengaku bangga terlibat dalam pendataan ekonomi berskala nasional yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Perempuan asli 7 suku dari suku Kuri ini ditugaskan di wilayah Kota Bintuni, khususnya kawasan Tahiti dan Satuan Pemukiman atau SP.
Ia menyebut keterlibatannya dalam SE2026 sebagai pengalaman pertama yang sangat berharga.
Awalnya, Novianti sempat merasa 'gugup' karena belum pernah mengikuti kegiatan sensus.
Namun setelah mengikuti bimbingan teknis dan pelatihan dari BPS, rasa khawatir tersebut berganti dengan kepercayaan diri.
“Ini pengalaman pertama saya mengikuti sensus ekonomi. Awalnya saya merasa gugup dan takut, tetapi setelah pembekalan dari BPS, saya lebih siap untuk melaksanakan tugas pendataan di lapangan,” ujar Novianti, Senin (15/6/2026).
Baca juga: 103 Petugas Turun ke 24 Distrik, Teluk Bintuni Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Ia menilai SE2026 memiliki peran penting dalam menyediakan data akurat untuk mendukung perencanaan pembangunan dan kebijakan pemerintah di berbagai sektor.
Karena itu, ia mengajak masyarakat Teluk Bintuni mendukung penuh pelaksanaan sensus dengan menerima petugas serta memberikan informasi sesuai kondisi usaha masing-masing.
“Saya berharap masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni dapat menerima kami dengan baik dan memberikan informasi yang benar, sehingga pendataan berjalan lancar dan menghasilkan data akurat,” katanya.
Novianti menambahkan, dukungan masyarakat sangat dibutuhkan agar data yang dihimpun benar-benar mencerminkan kondisi perekonomian daerah secara menyeluruh.
Diketahui, SE2026 di Kabupaten Teluk Bintuni melibatkan 103 petugas yang akan melakukan pendataan di 24 distrik definitif.
Kegiatan berlangsung 15 Juni–31 Agustus 2026, mencakup seluruh jenis usaha, baik mikro, kecil, menengah, maupun besar, termasuk usaha berbasis digital dan daring.