Rabu, 15 April 2026

Gubernur Sumbar Curhat Susah Oksigen saat Ditelepon Jokowi, Langsung Diberi Bantuan 100 Konsentrator

Presiden Joko Widodo memberikan bantuan berupa 100 kosentrator oksigen, obat, dan vaksin ke Sumatera Barat.

Tayang:
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
zoom-inlihat foto Gubernur Sumbar Curhat Susah Oksigen saat Ditelepon Jokowi, Langsung Diberi Bantuan 100 Konsentrator
KOMPAS.COM/PERDANA PUTRA
Gubernur Sumbar Mahyeldi 

TRIBUNPAPAPUABARAT.COM - Presiden Joko Widodo memberikan bantuan berupa 100 kosentrator oksigen, obat, dan vaksin ke Sumatera Barat.

Bantuan tersebut diberikan setelah Jokowi menelepon Gubernur Sumbar Mahyeldi, Kamis (5/8/2021).

"Bapak Presiden menelepon menanyakan perkembangan penanganan Covid-19 di Sumbar. Kita melaporkan kondisi terkini dan Presiden langsung menanggapi dengan memberikan bantuan," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com, Jumat (6/8/2021).

Mahyeldi menyebut laporan yang disampaikan di antaranya tentang kenaikan kasus positif di Sumbar. Hal itu disebabkan jumlah testing dan tracing yang ditingkatkan beberapa waktu terakhir.

Kemudian tentang penanganan pasien di rumah sakit yang dilakukan secara berjenjang mulai dari RSUD di kabupaten dan kota serta rumah sakit rujukan untuk pasien dengan kondisi gejala berat.

Baca juga: Pemprov Papua Barat Terima Bantuan Tabung Oksigen dan APD dari Panglima TNI

"Kita sampaikan bahwa koordinasi antara rumah sakit di Sumbar sudah berjalan dengan cukup baik. Ada penambahan tempat tidur yang totalnya cukup banyak sehingga penanganan pasien bisa semakin maksimal," ujar Mahyeldi.

Persoalan ketersediaan oksigen juga menjadi salah satu laporan yang diberikan Gubernur Mahyeldi kepada Presiden dan langsung ditanggapi dengan bantuan 100 unit konsentrator oksigen.

Tambahan kuota vaksin

Semakin tingginya animo masyarakat untuk mendapatkan vaksin Covid-19 juga menjadi perhatian dari Presiden.

"Dalam satu minggu ke depan tambahan vaksin akan dikirimkan ke Sumbar. Sementara untuk konsentrator dan obat-obatan hari ini sampai ke Sumbar," kata Mahyeldi.

Mahyeldi menyampaikan, perhatian dan bantuan Presiden tersebut seolah "sitawa sidingin" atau obat untuk masyarakat karena Sumbar memang masih kekurangan obat dan vaksin untuk penanggulangan Covid-19.

"Masyarakat Sumbar sangat berterima kasih atas bantuan dari Presiden Joko Widodo ini," kata Mahyeldi.

Baca juga: Klaim Ketersediaan Oksigen di Sorong Aman, Wagub Papua Barat: Yang Kurang Itu Justru di Manokwari

Jangan bangga

Sementara itu, anggota DPRD Sumbar Komisi V Bidang Kesehatan, Nofrizon, menyebutkan bahwa bantuan yang diberikan Presiden jangan membuat Pemprov Sumbar bangga dan lupa diri.

Bantuan tersebut memperlihatkan bahwa Pemprov Sumbar dinilai sudah susah payah menangani Covid-19 sehingga Presiden harus turun tangan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved