Vaksinasi Covid19
Hasil Studi Sebut Efikasi Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Lawan Varian Delta Menurun setelah 3 Bulan
Efikasi atau kemajuran vaksin Pfizer dan AstraZeneca terhadap virus corona varian Delta menurun dalam waktu 90 hari atau 3 bulan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Vaksin-Pfizerrr.jpg)
Hasil studi Universitas Oxford dan CDC ini sudah diperkirakan para pembuat vaksin sebelumnya.
Sejak awal Pfizer sudah menjelaskan tingkat kemanjuran vaksinnya lama-kelamaan akan melemah.
AstraZeneca pun demikian dan sekarang masih meneliti sampai kapan vaksin itu dapat bertahan.
Peneliti di Universitas Oxford, Koen Pouwels, mengatakan jika tingkat kemanjuran vaksin melemah, kekebalan kelompok atau herd immunity semakin sulit tercapai.
Kekebalan kelompok, kata Koen Pouwels, akan tercapai jika mayoritas penduduk sudah kebal terhadap patogen, baik dengan vaksinasi atau terinfeksi sebelumnya.
"Vaksin tetap masih cara terbaik untuk mencegah agar tidak sakit parah dan mencegah penularan,” katanya.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa virus corona varian Delta bisa menurunkan efikasi seluruh jenis vaksin Covid-19. (*)
Berita lainnya terkait vaksinasi Covid-19
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Setelah 3 Bulan, Efikasi Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Lawan Varian Delta Menurun