Rabu, 15 April 2026

Penyebab dan Tanda Serangan Jantung saat Tidur, Simak Cara Mencegahnya

Serangan jantung bisa terjadi kapan dan di mana saja, termasuk saat seseorang sedang tidur.

Tayang:
Editor: Astini Mega Sari
zoom-inlihat foto Penyebab dan Tanda Serangan Jantung saat Tidur, Simak Cara Mencegahnya
Independent.co.uk via Tribunnews
Ilustrasi serangan jantung 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Serangan jantung bisa terjadi kapan dan di mana saja, termasuk saat seseorang sedang tidur.

Serangan jantung saat tidur terkadang membuat penderitanya terbangun, tapi terkadang gejalanya ringan seperti penyakit flu atau masuk angin saja.

Tak jarang, serangan jantung saat tidur berdampak fatal sampai merenggut nyawa pengidapnya.

Berikut penjelasan lebih lanjut terkait tanda, penyebab, dan cara mencegah serangan jantung saat tidur.

Baca juga: Apakah Penderita Penyakit Jantung Bisa Divaksinasi Covid-19? Simak Penjelasan dari Dokter

Penyebab dan Tanda Serangan Jantung saat Tidur

Melansir Live Strong, penyebab serangan jantung saat tidur biasanya karena pecahnya plak pembuluh darah arteri yang mengarah ke jantung.

Serangan jantung ini berisiko dialami orang yang merokok, gemar makan makanan tidak sehat seperti asupan tinggi lemak dan gula, malas bergerak, dan jarang olahraga.

Orang dengan kondisi tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, gula darah tinggi, dan berasal dari keluarga pengidap jantung juga riskan mengalami serangan jantung saat tidur.

Menurut American Heart Association, terdapat beberapa ciri-ciri serangan jantung saat tidur yang perlu diwaspadai, yakni:

  • Nyeri dada atau dada terasa tidak nyaman
  • Sesak napas
  • Mual dan muntah
  • Rasa sakit atau tidak nyaman di rahang, bahu, leher, lengan, punggung, atau area sekitar pusing
  • Pusing atau sakit kepala
  • Keluar keringat dingin

Baca juga: Ahli Ungkap Efek Buruk Banyak Makan Gorengan terhadap Kesehatan Jantung

Jika Anda merasakan tanda serangan jantung saat tidur di atas, segera cari pertolongan medis darurat.

Semakin cepat Anda mendapatkan pertolongan pertama, risiko komplikasi dan fatal bisa diminimalkan.

Dilansir dari Harvard Health Publishing, serangan jantung saat tidur tak boleh disepelekan.

Meskipun gejalanya ringan dan masalah kesehatan ini Anda tetap perlu melakukan pemeriksaan kesehatan ke rumah sakit untuk mencegah serangan jantung kedua yang potensial lebih fatal.

Dokter di rumah sakit biasanya akan melakukan pemeriksaan jantung dengan alat elektrokardiogram dan ekokardiogram.

Setelah diketahui kondisi serangan jantung, dokter akan merekomendasikan pengobatan dan menyarankan perubahan gaya hidup sehat untuk mencegah serangan jantung kedua.

Baca juga: Hipertensi atau Darah Tinggi Bisa Sebabkan Penyakit Jantung, Simak Penjelasannya

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved