Vaksinasi Covid19
Vaksin Sputnik-V Telah Kantongin Izin BPOM, Simak Efikasi hingga Efek Sampingnya
Vaksin Covid-19 Sputnik-V telah mendapatkan Izin Penggunaan Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Seorang-perawat-menunjukkan-vaksin-Sputnik-V.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM - Vaksin Covid-19 Sputnik-V telah mendapatkan Izin Penggunaan Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Izin tersebut diberikan pada 24 Agustus 2021 berdasarkan pengkajian secara intensif oleh Badan POM bersama Tim Komite Nasional Penilai Khusus Vaksin COVID-19 dan Indonesia Tenchnical Advisory Group on Immunization (ITAGI).
Penilaian terhadap data mutu vaksin ini juga telah mengacu pada pedoman evaluasi mutu vaksin yang berlaku secara internasional.
Kehadiran produk Rusia ini menambah jenis vaksin Covid-19 yang tersedia di Indonesia.
Sebelumnya, pemerintah telah memberikan izin serupa untuk enam jenis vaksin lainnya termasuk Sinovac dan Moderna.
Baca juga: Mengapa Vaksin Covid-19 Harus Disuntikan di Lengan? Ini Penjelasannya
Dibandingkan Pfizer yang juga belakangan hadir, vaksin Sputnik-V memang belum terlalu populer di masyarakat Indonesia.
Informasi soal jenis vaksin ini masih terbatas dan belum diketahui banyak orang.
Untuk menambah wawasan, pahami beberapa fakta penting soal vaksin dari negeri beruang merah ini.
Diberikan untuk Usia 18 Tahun ke Atas
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan vaksin Sputnik-V akan digunakan untuk program vaksinasi orang dewasa.
"Vaksin Sputnik-V untuk masyarakat berusia 18 tahun ke atas dan diberikan secara injeksi intramuskular," jelasnya dalam jumpa pers kepresidenan via You Tube.
Baca juga: Satgas: Kita Tak Bisa Andalkan Vaksin sebagai Solusi Tunggal Atasi Pandemi Covid-19
Diberikan dalam Dua Dosis dengan Rentang Tiga Minggu
Vaksin yang telah digunakan banyak negara di dunia ini diberikan dalam dua dosis, masing-masing sebesar 0,5 mL. Penyuntikan akan dilakukan dalam rentang waktu tiga minggu.
Efikasi Tinggi
Vaksin Covid-19 Sputnik-V memiliki tingkat efikasi yang cukup tinggi, hingga 91,6 persen.