Gejala Serangan Jantung saat Tidur dan Pencegahannya
Serangan jantung bisa terjadi kapan dan di mana saja, termasuk saat seseorang sedang tidur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Ilustrasi-serangan-jantung.jpg)
Cara Mencegah Serangan Jantung saat Tidur
Terdapat beberapa cara mencegah serangan jantung saat tidur yang perlu konsisten dilakukan setiap hari, di antaranya:
Baca juga: Hasil Studi Sebut Orang dengan Golongan Darah Ini Lebih Berisiko Kena Serangan Jantung
Jalankan Pola Makan Sehat
Selalu upayakan untuk mengisi piring makan setiap hari dengan komposisi sayuran, protein tanpa lemak jahat, dan karbohidrat dari biji-bijian utuh seperti beras merah atau roti gandum.
Batasi konsumsi gula, garam, lemak jenuh, dan lemak trans. Hindari segala macam gorengan, makanan olahan, dan makanan berpengawet.
Jangan Mager dan Rajin Olahraga
Hindari gaya hidup malas bergerak atau mager seperti rebahan, duduk sepanjang hari, atau minim jalan kaki.
Bangun kebiasaan sering bergerak. Jika aktivitas sehari-hari banyak duduk, coba mulai jalankan rutinitas beranjak dari kursi selama satu atau dua menit setiap 30 menit sekali.
Anda bisa mengambil minum, ke kamar mandi, atau sekadar melakukan peregangan ringan.
Upayakan untuk jalan kaki setidaknya 10.000 langkah setiap hari. Jika target tersebut terlalu tinggi, coba usahakan secara bertahap.
Selain itu, pastikan Anda menyempatkan berolahraga ringan setengah jam selama lima hari dalam seminggu.
Tak perlu muluk-muluk. Pilih jenis yang bisa konsisten seperti jalan kaki, berenang, bersepeda, atau senam di rumah.
Baca juga: Jangan Terlalu Banyak Makan Gorengan, Waspadai Efek Buruknya bagi Kesehatan Jantung
Setop Merokok
Berhenti merokok adalah salah satu cara mencegah serangan jantung dan penyakit kronis lainnya.
Jika Anda kesulitan berhenti merokok sendiri, coba minta bantuan klinik berhenti merokok yang tersedia di sejumlah puskesmas dan rumah sakit.