Vaksinasi Covid19

Vaksin Covid-19 Pfizer dan Moderna Perlu 2 Dosis Penyuntikan, Simak Alasannya

Mengapa vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna memerlukan dua dosis penyuntikan? Simak penjelasannya.

AFP/ISHARA S KODIKARA
Seorang petugas kesehatan angkatan darat menunjukkan botol vaksin Pfizer-BioNTech untuk melawan virus corona Covid-19 di Kolombo pada 7 Juli 2021. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat (AS) sejauh ini telah mengesahkan sejumlah vaksin Covid-19 untuk penggunaan darurat.

Dua di antaranya adalah vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna.

Dikutip TribunWow.com dari Healthline, kedua vaksin ini membutuhkan dua dosis.

Vaksin Johnson & Johnson juga telah diizinkan untuk penggunaan darurat.

Namun vaksin ini hanya membutuhkan satu dosis.

Tampak pada gambar vaksin Covid-19 Moderna yang akan menjadi dosis ketiga atau vaksin booster dan jarum suntik bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Senin (9/8/2021). Penyuntikan dosis ketiga itu dimaksudkan untuk memberikan proteksi tambahan kepada petugas kesehatan, terutama bagi yang merawat pasien Covid-19.?Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan?booster? vaksin untuk tenaga kesehatan (nakes) ditargetkan selesai pada minggu kedua Agustus 2021 dengan jumlah nakes yang menjadi prioritas penerima vaksin sebanyak 1.468.764 orang.
Tampak pada gambar vaksin Covid-19 Moderna yang akan menjadi dosis ketiga atau vaksin booster dan jarum suntik bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Senin (9/8/2021). Penyuntikan dosis ketiga itu dimaksudkan untuk memberikan proteksi tambahan kepada petugas kesehatan, terutama bagi yang merawat pasien Covid-19.?Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan?booster? vaksin untuk tenaga kesehatan (nakes) ditargetkan selesai pada minggu kedua Agustus 2021 dengan jumlah nakes yang menjadi prioritas penerima vaksin sebanyak 1.468.764 orang. (Tribunnews/Jeprima)

Bagaimana Vaksin Ini Bekerja?

Vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna sama-sama menggunakan teknologi mRNA.

Sel-sel dalam tubuh Anda secara alami menggunakan mRNA sepanjang waktu untuk membuat berbagai jenis protein yang Anda butuhkan agar tetap sehat.

MRNA dalam dua dosis vaksin Covid-19 memberi petunjuk kepada sel-sel tubuh Anda tentang cara membuat protein lonjakan yang khusus untuk virus corona baru.

Protein lonjakan ini ditemukan di permukaan virus.

Baca juga: Simak Efek Samping Vaksin Moderna dan Cara Menanganinya

Ia menggunakan protein lonjakan ini untuk menempel dan memasuki sel inang di tubuh Anda.

Ketika Anda mendapatkan vaksin Covid-19, sistem kekebalan Anda memproses informasi tentang lonjakan protein dan menghasilkan respons imun terhadapnya.

Ini termasuk produksi antibodi.

Vaksin bergantung pada aspek yang sangat penting dari sistem kekebalan Anda, yaitu fakta bahwa ia memiliki ingatan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved