Vaksinasi Covid19
5 Jenis Vaksin Covid-19 yang Disebut Punya Efikasi Tertinggi di Dunia, Ada Pfizer hingga Moderna
Berikut ini lima vaksin Covid-19 dengan efikasi vaksin tertinggi yang digunakan di sejumlah negara di dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Vaksinator-menyuntikanvaksin-dosis-ketiga-atau-booster-vaksin-Moderna.jpg)
Vaksin Sputnik V, yang juga dikenal sebagai Gam-COVID-Vac — adalah vaksin Covid-19 pertama yang terdaftar untuk digunakan di negara mana pun, dan sejak itu telah disetujui di 67 negara, termasuk Brasil, Hongaria, India, dan Filipina.
Bulan Februari lalu, pengembang vaksin Sputnik V mempublikasikan hasil uji coba fase III1, yang menunjukkan bahwa efikasi vaksin Covid-19 ini 91,6 persen efektif dalam mencegah infeksi Covid-19 yang bergejala dan 100 persen efektif untuk mencegah infeksi parah.
Vaksin Sputnik V menggunakan adenovirus yang direkayasa, yakni keluarga virus yang umumnya hanya menyebabkan penyakit ringan.
Sedangkan dalam melawan varian virus corona lain, dilaporkan Reuters pada 26 Juni 2021 lalu, vaksin Sputnik V efektif 90 persen melawan varian Delta.
Baca juga: Perbandingan Vaksin Covid-19 Moderna, Pfizer, dan Johnson&Johnson dari Efikasi hingga Bahan Baku
4. Vaksin Janssen Johnson & Johnson
Berbeda dari jenis vaksin Covid-19 kebanyakan, vaksin Covid-19 yang dikembangkan perusahaan Johnson & Johnson yang berbasis di Amerika Serikat ini hanya digunakan dalam satu dosis suntikan.
Vaksin Janssen adalah jenis vaksin pembawa, atau vektor virus. Vaksin tersebut dapat disimpan dalam suhu lemari es normal, dan karena hanya membutuhkan satu suntikan, lebih mudah untuk mendistribusikan dan mengelola.
Vaksin Covid-19 ini direkomendasikan untuk orang dewasa berusia di atas 18 tahun.
Nilai efikasi vaksin Johnson & Johnson, menurut laporan FDA, 72 persen efektif melindungi dari Covid-19 secara umum, dan 86 persen efektif melawan penyakit parah dalam laporan uji efikasi di Amerika Serikat.
Sementara itu, dalam melawan varian-varian virus corona lainnya, efektivitas vaksin ini telah terbukti menawarkan perlindungan terhadap varian Alpha.
Menurut analisis yang dirilis FDA pada akhir Februari, efektif 64 persen melindungi secara keseluruhan dan 82 persen kemanjuran terhadap penyakit parah di Afrika Selatan, di mana varian Beta pertama kali terdeteksi.
Namun, dalam studi baru, yang belum ditinjau sejawat, vaksin Janssen belum menunjukkan efikasi yang rendah terhadap varian Delta.
Baca juga: Kriteria yang Harus Dipertimbangkan oleh Penderita Jantung jika Ingin Divaksin, Ada 3 Poin Penting
Vaksin Covid-19 selanjutnya yang dinilai memiliki efikasi yang cukup tinggi adalah vaksin AstraZeneca atau vaksin Oxford.
Vaksin yang disebut dengan Vaxzevria ini adalah jenis vaksin vektor virus menggunakan adenovirus simpanse, yang mana vektor virus tersebut digunakan untuk membawa protein spike dari virus corona ke dalam tubuh untuk memicu respons imun.
Berdasarkan studi efikasi vaksin Covid-19, vaksin AstraZeneca ini menunjukkan nilai keseluruhan 70,4 persen efektif mencegah Covid-19.