Vaksinasi Covid19
5 Jenis Vaksin Covid-19 yang Diklaim Punya Efikasi Tertinggi di Dunia, Ada Pfizer hingga Moderna
Berikut ini lima vaksin Covid-19 dengan efikasi vaksin tertinggi yang digunakan di sejumlah negara di dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Vaksinator-menyuntikanvaksin-dosis-ketiga-atau-booster-vaksin-Moderna.jpg)
Sementara efikasi vaksin Pfizer terhadap varian-varian virus corona yang bermutasi, dari varian Alpha hingga varian Delta, juga menunjukkan angka kemanjuran yang cukup tinggi dibandingkan vaksin Covid-19 lainnya.
Pada awal Mei, vaksin Pfizer ditemukan lebih dari 95 persen efektif melawan penyakit parah atau kematian dari varian Alpha dan varian Beta dalam dua penelitian berdasarkan penelitian nyata.
Sejauh varian Delta yang telah mendominasi Covid-19 di dunia, dalam dua penelitian yang dilaporkan oleh Public Health England yang belum peer review menunjukkan vaksinasi penuh setelah dua dosis adalah 88 persen efektif terhadap penyakit simtomatik dan 96 persen efektif terhadap rawat inap.
Baca juga: Inilah Alasan Vaksin Covid-19 Moderna dan Pfizer Butuh 2 Dosis Penyuntikan
2. Vaksin mRNA-1273 Moderna
Adalah jenis vaksin mRNA yang sama-sama dikembangkan dengan teknologi yang serupa dengan vaksin Pfizer dan BioNTech. Vaksin Moderna adalah vaksin Covid-19 kedua yang mengantongi izin dari FDA untuk penggunaan darurat di Amerika Serikat.
Dengan menggunakan teknologi pengembangan vaksin Covid-19 yang sama, vaksin Moderna juga memiliki nilai efikasi vaksin tertinggi sama dengan pesaingnya.
Menurut perusahaan ini, kemanjuran atau efikasi vaksin Moderna lebih dari 90 persen terhadap kasus Covid-19 dan lebih dari 95 persen terhadap kasus yang parah, dengan sekitar 6 bulan tindak lanjut rata-rata setelah dosis kedua.
Studi Fase 3 sebelumnya menunjukkan Moderna menjadi 94,1 persen efektif dalam mencegah infeksi simtomatik pada orang tanpa gejala Covid-19 sebelumnya, walaupun tingkat kemanjuran turun menjadi 86,4 persen untuk orang berusia 65 tahun ke atas.
Seperti vaksin Pfizer, vaksin Covid-19 Moderna direkomendasikan untuk orang lanjut usia (lansia), dan orang dewasa di atas 18 tahun, hingga anak remaja usia 12 tahun.
Dalam melawan varian virus corona, vaksin Moderna dalam beberapa penelitian menunjukkan bahwa vaksin ini dapat memberikan perlindungan terhadap varian Alfa dan Beta.
Pada bulan Juni, Moderna melaporkan penelitian yang menunjukkan vaksinnya efektif melawan varian Beta, Delta, Eta, dan Kappa, meskipun itu menunjukkan vaksin mRNA itu dua kali lebih lemah terhadap Delta daripada melawan virus asli.
Baca juga: Penampakan Paru-paru Pasien Covid-19 yang Sudah Vaksin dan Belum, Ahli Ungkap Perbedaannya
3. Vaksin Sputnik V Rusia
Vaksin Covid-19 yang dikembangkan para ilmuwan dan peneliti di Rusia, diklaim memiliki efikasi yang tinggi dalam melawan penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2.
Sejak tahun lalu, vaksin Sputnik V buatan Rusia telah menjadi daya tarik dunia, bahkan kontroversi di kalangan komunitas ilmiah. Sebab, vaksin Covid-19 ini tiba-tiba diumumkan mulai digunakan di Rusia pada 11 Agustus 2020, padahal hasil uji klinik fase 1 dan fase 2, bahkan belum dipublikasikan.
Bukti dari Rusia dan banyak negara lain sekarang menunjukkan bahwa itu aman dan efektif, dilansir dari Nature.