Minggu, 17 Mei 2026

Presiden Ukraina Minta Bantuan PM Israel Selamatkan Walikota Melotipol yang Jadi Tawanan

Sudah dua minggu berlalu sejak Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan operasi militer spesial di Ukraina pada 24 Februari 2022 lalu.

Tayang:
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
zoom-inlihat foto Presiden Ukraina Minta Bantuan PM Israel Selamatkan Walikota Melotipol yang Jadi Tawanan
AFP/MATT DUNHAM
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menghadiri pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris selama Konferensi Keamanan Munich di Munich, Jerman selatan, pada 19 Februari 2022. Selama Konferensi Keamanan Munich ke-58 yang berlangsung dari 18-20 Februari 2022, para diplomat dan pakar internasional bertemu untuk membahas topik seperti tatanan global, keamanan manusia dan transnasional, pertahanan atau keberlanjutan. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Sudah dua minggu berlalu sejak Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan operasi militer spesial di Ukraina pada 24 Februari 2022 lalu.

Hingga Sabtu (12/3/2022) serangan pasukan militer Rusia di Ukraina masih terus berlangsung.

Diketahui pada hari Sabtu (12/3/2022), Zelensky mengaku telah berbicara dengan Perdana Menteri Israel Naftali Bennet.

Baca juga: Terkepung oleh Rusia, Warga di Ukraina Ini Saling Serang untuk Dapatkan Makanan dan Bensin

Dikutip TribunWow.com dari BBC.com, juru bicara PM Israel menyampaikan, perbincangan antara Zelensky dan Bennet berlangsung hingga satu jam.

Lantas apa yang dibahas oleh Zelensky dan Israel?

Zelensky lewat cuitan akun Twitter-nya mengaku membahas soal invasi yang dilakukan oleh Rusia dan prospek untuk negosiasi damai dengan Rusia.

Tak hanya itu, Zelensky juga meminta kepada Bennet bantuan untuk menyelamatkan Walikota Melitopol yang ia sebut kini tengah menjadi tawanan.

Di sisi lain, jubir PM Israel menjelaskan, perbincangan tersebut membahas cara-cara untuk menghentikan konflik di Ukraina.

Ia juga menggarisbawahi bahwa Israel melakukan segala upaya untuk membantu menyelesaikan konflik Ukraina-Rusia.

Seusai Rusia melancarkan invasi ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022), Ukraina menerima simpati dan bantuan dari banyak negara, khususnya negara-negara barat.

Israel adalah satu dari banyak negara yang turut memberikan bantuan kepada Ukraina.

Namun ada suatu permasalahan sehingga pemerintah Ukraina sempat mengeluhkan soal bantuan yang diberikan oleh Israel.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.tv, keluhan tersebut disampaikan oleh Duta Besar Ukraina untuk Israel, Yevgen Korniychuk.

Korniychuk mengutarakan kekecewaannya karena pemerintah Israel enggan memberikan bantuan pertahanan.

Di hadapan para wartawan di Tel Aviv, Korniychuk lalu mengenakan helm bantuan Israel sambil menyampaikan sebuah sindiran.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved