Senin, 13 April 2026

Ada Gejala Klasik Diabetes Tipe 2 yang Bisa Diwaspadai, Ini Kata Dokter

Ada 2 tipe siabetes melitus atau nama umunya diabetes, yaitu tipe 1 dan tipe 2 yang penting untuk diketahui gejalanya.

Tayang:
zoom-inlihat foto Ada Gejala Klasik Diabetes Tipe 2 yang Bisa Diwaspadai, Ini Kata Dokter
Freepik
Ilustrasi tes gula darah 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Ada 2 tipe siabetes melitus atau nama umunya diabetes, yaitu tipe 1 dan tipe 2 yang penting untuk diketahui gejalanya.

Diabetes tipe 1 dapat terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menghancurkan sel penghasil insulin.

Sementara pada diabetes tipe 2, yang terjadi pada tubuh adalah tidak mampu menggunakan insulin secara normal dan pada akhirnya pankreas akan mengalami kegagalan dalam menghasilan insulin.

Sayangnya, diabetes tipe 2 ini seringkali tidak bergejala hingga dapat menimbulkan komplikasi.

Hal ini disampaikan oleh Dr. dr. Wismandari Wisnu, Sp.PD, KEM, selaku Ketua Jakarta Diabetes Meeting 2021 dalam siaran pers Jakarta Enhancing Meeting 2021 yang diterima Kompas.com, Kamis (12/8/2021).

Kendati demikian, Dr. Wismandari menjelaskan bahwa terdapat gejala klasik diabetes tipe 2 yang bisa diwaspadai.

Gejala tersebut meliputi, sering buang air kecil atau banyak buang air kecil (polidipsia), sering merasa lapar (polifagia), dan penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.

Selain itu, terdapat gejala lain seperti badan terasa cepat lelah, kesemutan, gatal, pandangan kabur, gangguan ereksi pada laki-laki hingga gatal-gatal di kemaluan pada perempuan.

"Penting untuk segera memeriksaan diri ke dokter jika merasakan gejala-gejala tersebut. Hal ini penting, karena diabetes bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya komplikasi yang lebih berbahaya” kata Dr. Wismandari.

Diabetes diartikan sebagai suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hipergliemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya.

Ilustrasi Diabetes
Ilustrasi Diabetes (Pixabay)

Hipergliemia kronis diabetes dikaitkan dengan kerusakan jangka panjang disfungi dan kegagalan berbagai organ, terutama pada mata, ginjal, saraf, jantung dan pembuluh darah.

“Secara sederhana, diabetes mengacu pada sekelompok penyakit yang mempengaruhi bagaimana tubuh menggunakan gula darah atau glukosa" jelas Dr. Wismandari.

Penyebab yang mendasari diabetes bervariasi menurut jenisnya, namun apapun jenis diabetes, yang terjadi adalah kelebihan gula dalam darah dan hal ini akan memunculkan masalah kesehatan yang lebih serius.

Adapun tatalaksana atau pengelolaan penyakit diabetes tipe 2 ini harus dilakukan secara komprehensif, baik pada tatalaksana umum maupun khusus.

Tatalaksana umum terdiri dari evaluasi medis yang lengkap meliputi riwayat penyakit, pemeriksaan fisik, evaluasi laboratorium dan penapisan komplikasi.

Baca juga: Makanan Ini Harus Dihindari Penderita Diabetes agar Gula Darah Stabil, Daging hingga Nasi Putih

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved