Kamis, 16 April 2026

Solar Libur Weekend di Papua Barat

Antrean ‘Libur Solar Akhir Pekan’ di Manokwari Sudah 1 Tahun

Antrean Truk Mengular di Sejumlah SPBU di Manokwari, Papua Barat. Kondisi Ini Sudah Terjadi Hampir Setahun.

Tayang:
Penulis: Marvin Raubaba | Editor: Jefri Susetio
zoom-inlihat foto Antrean ‘Libur Solar Akhir Pekan’ di Manokwari Sudah 1 Tahun
Austhein Yakarimilena/TribunPapuaBarat.com
ANTREAN di SPBU: Antrean Truk Mengular di Sejumlah SPBU di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Minggu (19/6/2022). Sopir Mengeluhkan Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM). 

Laporan wartawan Tribunpapuabarat.com, Marvin Raubaba

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Ternyata antrean ‘Libur Solar Akhir Pekan’ di Manokwari, Papua Barat, sudah berlangsung hampir setahun.

Antrean kendaraan di sekitar SPBU akan terlihat saban akhir pekan.

Kebijakan manajemen SPBU di ibu kota provinsi berpenduduk 1,2 juta ini adalah meliburkan karyawan dan membatasi layanan penjulan BBM bersubsidi.

Baca juga: Supir Truk Sowi Gunung Manokwari Antre 15 Jam untuk Isi Solar, Begini Kisahnya

Baca juga: Manajer SPBU Manokwari: Kuota 10 Ton Per Hari, Penjualan Solar dan Pertalite Libur Tiap Sabtu

Akibatnya, supir angkutan penumpang dan barang terpaksa memarkir kendaraan di dekat SPBU sejak pagi buta dan menjemputnya sore atau malam hari.

Andre (41) supir Hilux jalur Manokwari-Pegaf satu contoh.

Kepada Tribun dia mengaku, bersama ratusan sopir truk lain di Manowari, hampir setahun merasakan derita antre solar di SPBU.

"Tentu saja buang-buang waktu, antre selama 4 jam itu pun, kalau dapat soalnya batas antrean sampai jam 10 malam,” ujarnya kepada TribunPapuaBarat.com.

Guna mengusir jenuh, Andre dan rekannya membuka akun sosial media di hape, atau mendengar musik.

"Kalau sa turun terlambat berarti sa kasi tinggal mobil di SPBU, nanti besok jam 7 pagi baru sa balik," kata Andre.

Baca juga: Gerai Ponsel Mulai Merugi karena Antrean Solar di SPBU Manokwari Papua Barat

Baca juga: Tak Hanya ASN, BBM Solar Libur Tiap Sabtu di Manokwari

Dari pantauan Tribun, Minggu (19/6/2022) sore, ruas Jl Manokwari Maruni, Sowi, Distrik Manokwari Selatan, Papua Barat, mulai tampak padat.

Mereka antre untuk mendapatkan BBM bersubsidi jenis solar.

Arus lalu lintas melambat menyusul panjang antrean truck dan Hilux di sekitar SPBU Sowi.

Sejak akhir dekade 1990-an, warga Papua Barat terbiasa menggunakan kata ‘Hilux’ untuk menyebut mobil double cabin, separuh bak terbuka dan separuh kabin tertutup.

Panjang antrean mencapai 550 meter di SPBU Sowi, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Minggu (19/06/2022) petang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved