BPOM Gelar Workshop Pendampingan UMKM, Buat Balai Bantun Promosi hingga Tembus Pasar Nasional

Provinsi Papua Barat kaya akan potensi sumber daya alam dan potensi agar dikembangkan hingga menembus pasar nasional

Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Jefri Susetio
Tribun PapuaBarat.com
BPOM: Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Penny Kusumastuti Lukito memberikan sambutan saat workshop pendampingan UMKM pangan olahan melalui layanan publik secara online di Papua Barat. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menggelar workshop pendampingan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Acara tersebut dibuka Kepala BPOM RI, Penny Kusumastuti Lukito.

"Workshop ini difokuskan pada pangan olahan dengan memanfaatkan publik secara online di Papua Barat," ujarnya kepada TribunPapuaBarat.com, Rabu (13/7/2022).

Baca juga: Kuliner Khas Kota Sorong Papua Barat Teruji Enak, Ini Pujian Kepala BPOM RI, Siap Bantu Pemasaran

Baca juga: Tarif Ojek Mahal di Manokwari, Mama Papua Penjual Sayur Minta Tolong Sayurnya tak Ditawar

Selain itu, ia meminta kerja sama dengan TNI terkhusus TNI AL

"Kami tentunya selalu hadir dan bekerja sama dengan TNI AL dalam melakukan pengawasan di wilayah maritim," katanya.

Ia mengaku senang bisa hadir langsung melihat pelaku UMKM di Papua Barat.

"Sejak saya jadi kepala BPOM hati saya memang untuk Papua," ungkapnya.

Ia menambahkan, sekitar 25 pelaku UMKM hadir dalam kegiatan workshop tersebut.

Oleh karena itu, ia berencana membangun balai kecil di Kota Sorong sebagai kebutuhan lokal.

"Kota Sorong ini perkembangan sangat luar biasa, sehingga perlu dibangun balai kecil BPOM," katanya.

Baca juga: Pesta Pernikahan di NTT Berubah Mencekam, Pengantin Pria dan Wanita Ditikam Tamu yang Tengah Mabuk

Baca juga: AKTIVITAS TPA Manokwari, Sampah Menggunung dan Aroma tak Sedap di Atas Tanah Seluas 45 Hektar

Dia menuturkan, banyak potensi lokal di Papua Barat yang bisa dikelola.

Seperti, tanaman lokal yang bisa dikelola jadi obat herbal yang bisa diproduksi ke luar daerah.

"Saya kira ini jadi potesi yang baik. Pemerintah daerah harus terus kembangkan pangan lokal," jelasnya.

(*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved