Nama nama Calon Pj Wali Kota Sorong yang Diusulkan DPRD kepada Mendagri

Nama nama Calon Pj Wali Kota Sorong yang Diusulkan DPRD kepada Mendagri, berikut data lengkapnya

Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Jefri Susetio
Tribun PapuaBarat.com
PENJABAT : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sorong mengusulkan tiga nama Penjabat (Pj) Walikota Sorong ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Tiga nama itu yakni Sarah Kondjol, Julian Kelly Kambu dan Andreas Addi. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Daerah Kota Sorong mengusulkan tiga nama sebagai pejabat (Pj) Wali Kota Sorong. Usulan itu sudah diberikan ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Adapun tiga nama yang diusulkan itu Sarah Kondjol, Julian Kelly Kambu dan Andreas Addi.

Akan tetapi, DPRD Kota Sorong hanya mengusulkan satu nama.

"Jadi dari DPRD hanya satu nama, sedangkan dua nama lainnya diserahkan kepada pimpinan DPRD untuk berkoordinasi dengan BKD Kota Sorong," kata Anggota DPRD Kota Sorong, Gusty Sagrim kepada TribunnPapuaBarat.com, Kamis (21/7/2022).

Baca juga: Catatan Anggota DPD asal Papua Barat Tentang Dunia Pendidikan: Uang Sekolah Harus Murah

Baca juga: Besarnya Volume Sampah di Manokwari Capai 160,02 Ton, Pengelolaan Sampah di TPA Masih Open Dumping

Ia menyampaikan, pengusulan tiga nama itu berdasarkan hasil rapat dengar pendapat yang digelar pada Kamis (14/7/2022).

Dalam rapat itu, lembaga DPRD hanya usulkan satu nama saja. Sedangkan dua lama lainnya diberikan kewenangan kepada ketua DPRD untuk berkoordinasi dengan kepegawaian Kota Sorong.

"Jadi kami kan tidak tahu pejabat pratama di lingkup Pemerintah Kota Sorong. Jadi kami sepakat ketua yang berkoordinasi dengan bagian kepegawaian Kota," ujarnya.

Menurutnya, nama calon Pj Wali Kota Sorong yang diusulkan sembilan partai politik tidak sesuai mekanisme di DPRD Kota Sorong.

"Kami lakukan ini secara kelembagaan, partai politik tidak bisa intervensi dalam pengusulan nama pejabat Wali Kota Sorong. Perintah surat Mendagri sudah jelas. Di situ diberikan kewenangan secara kelembagaan DPRD bukan partai politik," katanya.

(*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved