Wisata Papua Barat

Panduan Kegiatan di Raja Ampat untuk Wisatawan, dari Diving hingga Mengunjungi Desa Arborek

Ada banyak hal yang disuguhkan di Raja Ampat, mulai dari pemandangan alam membentang estetik hingga ragam faunanya. Ini aktivitas menariknya.

Kompas.com/Nabilla Ramadhian
Suasana Desa Wisata Arborek, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Selasa (26/10/2021). Ada banyak hal yang disuguhkan di Raja Ampat, mulai dari pemandangan alam membentang estetik hingga ragam faunanya. Ini aktivitas menariknya. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Berwisata ke Raja Ampat yang merupakan surga di wilayah Timur Indonesia, pasti menarik.

Ada banyak hal yang disuguhkan di Raja Ampat, mulai dari pemandangan alam membentang estetik hingga ragam faunanya.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Raja Ampat, ada banyak aktivitas menarik yang bisa dilakukan.

Baca juga: Papua Barat Punya Suguhan Wisata Alam Beragam, dari Raja Ampat sampai Desa Arborek

Yuk simak, aktivitas apa saja yang bisa dilakukan saat berkunjung ke Raja Ampat, Papua Barat.

1. Diving

Diving sembari mengintip pesona bawah laut di Raja Ampat, pasti menarik.

Ada tiga pulau pilihan yang bisa menjadi spot diving bagi wisatawan.

Yakni di Pulau Friwen, Pulau Arborek, dan Pantai Sauwandarek.

Dikutip dari Kompas.com, Pantai Friwen bisa dijangkau menggunakan kapal boat dari Pulau Waigeo dengan waktu tempuh 20 menit.

Di sana ada banyak keindahan bawah laut seperti ikan dan terumbu karang.

Kemudian spot lain di Pulau Arborek.

Pulau Arborek cocok untuk wisatawan sebagai diving oemula, karena lokasi yang kecil dan tenang cocok untuk belajar.

Di spot selanjutnya, Pantai Sauwandarek menjadi lokasi yang menjorok ke tengah laut.

Lokasi pulau ini tak jauh dari Desa Yenbuba yang merupakan salah satu spot snorkeling terbaik di Raja Ampat.

Pulau Sauwandarek di Raja Ampat termasuk jadi spot snorkeling dan diving.
Pulau Sauwandarek di Raja Ampat termasuk jadi spot snorkeling dan diving. ((KOMPAS.com/FIDEL ALI))

2. Berfoto dengan Panorama Alam

Aktivitas yang sulit ditolak di Raja Ampat yakni berswa foto atau menikmati pemadangan alam.

Raja Ampat juga terkenal dengan suguhan pemandangan pulau-pulau hiaju di antara birunya air laut,

Nah Anda bisa melakukan ini di tempat-tempat seperti Pianemo, Telaga Bintang, dan Telaga Manta.

Spot Instagramable yang harus kamu tuju pertama kali adalah Pianemo yang merupakan rekomendasi spot foto terbaik dengan daya tarik latar pemandangan pulau karst.

Pianemo juga merupakan ikon Raja Ampat setelah Wayag, gugusan bukit karst yang lebih dulu menjadi ikon.

Kemudian ada Telaga Bintang.

Di sini wisatawan akan menemukan trek yang sedikit lebih berat daripada Pianemo.

Wisatawan harus hiking terlebih dulu melewati jalan menanjak hingga dapat melihat beberapa pulau kecil yang terlihat membentuk laguna bintang.

Wisatawan menikmati keindahan Pulau Piaynemu Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat, Senin (16/5/2016). Kabupaten Raja Ampat terdiri dari 610 pulau dengan empat pulau utama, yaitu Pulau Misool, Salawati, Batanta dan Waigeo. Dari 610 pulau eksotis tersebut hanya 35 pulau yang memiliki nama.
Wisatawan menikmati keindahan Pulau Piaynemu Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat, Senin (16/5/2016). Kabupaten Raja Ampat terdiri dari 610 pulau dengan empat pulau utama, yaitu Pulau Misool, Salawati, Batanta dan Waigeo. Dari 610 pulau eksotis tersebut hanya 35 pulau yang memiliki nama. ((TRIBUNNEWS/DANY PERMANA))

Persiapkan diri, dengan membawa topi, memakai sepatu yang nyaman, dan jangan lupa memakai sunblock.

Dan bagi wisatawan lansia, disarankan untuk tidak berkunjung di sopt ini karena trek yang berat dan melelahkan.

Selanjutnya ada Telaga Manta yang menyajikan gugusan pulau karst yang menyerupai ikan pari atau manta.

Jika mengunjungi telaga ini tak perlu khawatir trek berat, hal ini karena sudah ada akses jalan berupa tangga yang mengantarkan hingga ke puncak bukit.

Baca juga: Selain Raja Ampat, Papua Barat Punya Destinasi Wisata Pegunungan Arfak hingga Taman Mangrove Klawalu

3. Mengenal Kehidupan Masyarakat

Mengenal budaya Papua juga menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung,

Di Desa Arborek, ada beberapa atraksi budaya yang disuguhkan oleh masyarakat lokal.

Di antaranya tradisi Mansorandak, Tari Cakalele, Suling Tambur, dan tarian penyambut dari atas kapal.

Namun ini tradisi Mansorandak hanya dilakukan untuk menyambut tamu penting.

Meski begitu, tarian lain juga bisa dinikmati oleh wisatawan biasa yang berkunjung.

Di Desa Arborek juga terkenal dengan perajin anyaman.

Para mama Papua saat menganyam suvenir khas Arborek, Papua Barat, Rabu (27/10/2021).
Para mama Papua saat menganyam suvenir khas Arborek, Papua Barat, Rabu (27/10/2021). ((KOMPAS.com/Nabilla Ramadhian))

Wisatawan bisa mengenal dan membeli berbagai macam produk ekonomi kreatif (ekraf) khas Desa Wisata Arborek.

Beberapa di antaranya adalah kalung dan anyaman topi warna-warni berbentuk ikan pari manta, tas jinjing untuk belanja, noken atau tas anyaman khas Papua, dan vas bunga dengan berbagai bentuk.

Untuk noken, wisatawan diberi pilihan apakah ingin membeli noken versi besar, atau noken versi kecil yang digunakan untuk membawa botol minum atau ponsel.

Harga produk ekraf yang dijual beragam. Namun khusus untuk produk anyaman, harga jualnya berada pada kisaran Rp 100.000-Rp 350.000.

(TribunPapuaBarat.com/ RDZ)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved