BNN Papua Barat Tes Urine Mendadak, Belasan Personel Polres Teluk Bintuni Terindikasi Positif

BNN Papua Barat Tes Urine Mendadak, Belasan Personel Polres Teluk Bintuni Terindikasi Positif, Kegiatan ini untuk mencegah polisi pakai narkoba

Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Jefri Susetio
IST/POLRES TELUK BINTUNI
NARKOTIKA - BNN Papua Barat melakukan tes urine terhadap ratusan personel Polres Teluk Bintuni. Alhasil 13 terindikasi positif terkontaminasi menggunakan zat adiktif. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Badan Narkotika Nasional (BNN) Papua Barat melakukan tes urine terhadap personel Polres Teluk Bintuni.

Alhasil, ada 13 personel yang terindikasi menggunakan zat adiktif tersebut.

Kepala BNN Papua Barat, Brigjen Pol Heri Istu Hariono mengatakan, tes urine dilakukan sebagai pencegahan dini penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang.

Maka dari itu, 13 personel yang terindikasi menggunakan barang terlarang itu akan diperiksa secara mendalam. Sehingga, dapat dipastikan menggunakan narkoba atau tidak.

Baca juga: BNNP Tetapkan Kabag REN Sebagai Tersangka, Kapolda: Polisi Mencoreng Nama Baik Harus Dihukum

Baca juga: Kabag REN Polres Sorong Kota Ditangkap BNN, Kapolres: Proses Hukum Tetap Tegak

"Memang ada 13 orang yang terdeteksi dari hasil tes urin. Tapi BNN akan melakukan pemeriksaan lanjutan lagu," katanya Kepada TribunPapuaBarat.com, Selasa (9/8/2022).

Ia menambahkan, tercatat sebanyak 285 personel yang mengikuti tes urine. Rinciannya 272 personel pria dan delapan personel wanita.

Dari jumlah tersebut 13 personel terindikasi menggunakan barang-barang terlarang.

Sedangkan, Direktur Reserse Narkoba Polda Papua Barat, Kombes Pol A. F Indra menyatakan, kegiatan merupakan tindak lanjut dari peristiwa penangkapan Kabag REN Polres Sorong Kota.

Kini, Kompol CB selaku perwira di Polres Sorong Kota sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga: Kedai Edlhian Manokwari Sediakan Sosis Papua Nugini, Berikut Perbedaan dengan Sosis Lokal

Baca juga: Dukung Proses Hukum di BNN Papua Barat, Polda Papua Barat Periksa Internal

"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penangkapan Kompol CB yang sudah jadi tersangka," ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi kepolisian dan BNN akan terus dilakukan untuk wujudkan visi Kapolda Papua Barat yakni membersihkan narkoba di wilayah hukumnya.

Aksi BNN Papua Barat ini terbilang mendadak dan rahasia suapya tidak ada alasan personil Polres Teluk Bintuni untuk menghindar.

(*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved