Paulus Waterpauw Imbau Warga Ikut BIAN, Petugas Nakes Harus Sosialisasi Manfaat Imunisasi

Paulus Waterpauw Imbau Warga Ikut BIAN, Petugas Nakes Harus Sosialisasi Manfaat Imunisasi kepada masyarakat

Penulis: Kresensia Kurniawati Mala Pasa | Editor: Jefri Susetio
TRIBUNPAPUABARAT.COM/ Kresensia Kurniawati Mala Pasa/
BIAN- Imunisasi dalam rangka BIAN di Puskesmas Sanggeng, Jl Percetakan Negara, Sanggeng, Kecamatan Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat pada Rabu (22/6/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Pejabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw meminta masyarakat terutama orangtua ikut Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) 2022.

Permintaan itu disampaikannya melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan dan Otonomi Khusus, Rosa Muhammad Thamrin Payapo saat menghadiri vaksinasi Covid-19.

"Saat ini pemerintah sedang fokus pada percepatan vaksinasi Covid-19. Tetapi, juga imunisasi anak dalam BIAN 2022," ujarnya di acara vaksinasi kemarin, Senin (8/8/2022).

Baca juga: BIAN di Manokwari Belum Maksimal, Dokter Spesialis Anak Beberkan Dampak Anak Tidak Imunisasi

Baca juga: Dokter Spesialis Anak Ini Beberkan 3 Kebutuhan Anak, Ajak Orangtua di Manokwari Ikut BIAN

Ia menambahkan, capaian imunisasi dasar lengkap yang selama ini rendah saat pandemi Covid-19 bisa ditingkatkan.

Karena itu, ia pengin cakupan imunisasi dasar lengkap di Papua Barat mencapai 60 persen dari target 95 persen.

Dia menjelaskan, buntut dari keadaan ini tingginya potensi terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB). Dan, penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) seperti polio, difteri, campak dan rubella.

Oleh sebab itu, Pj Gubernur Papua Barat mengimbau semua organisasi profesi kesehatan untuk gencar mengedukasi masyarakat tentang manfaat BIAN.

BIAN: Ny. Febelina Indou, Ketua TP-PKK Kabupaten Manokwari didampingi Kepala Dinkes Manokwari Alfred Bandoso meneteskan vaksin polio ke seorang anak OAP usia dua tahun dalam kegiatan BIAN Massal
BIAN: Ny. Febelina Indou, Ketua TP-PKK Kabupaten Manokwari didampingi Kepala Dinkes Manokwari Alfred Bandoso meneteskan vaksin polio ke seorang anak OAP usia dua tahun dalam kegiatan BIAN Massal (Tribun PapuaBarat.com)

"Untuk masyarakat juga jangan ragu dan khawatir membawa anaknya ke pos imunisasi. Karena vaksin yang digunakan dalam BIAN adalah vaksin imunisasi rutin yang telah dipergunakan selama ini," pungkasnya.

Sebagai informasi, target BIAN tahun ini adalah pemberian imunisasi kejar dan tambahan.

Imunisasi kejar diberikan bagi anak usia 12 bulan sampai 59 bulan, yang tidak atau belum lengkap mendapatkan imunisasi OPV. Lalu, imunisasi IPV, dan imunisasi DPT-HB-Hib.

Baca juga: LAGI BIAN Diperpanjang, Dinkes Manokwari Beri Waktu Sampai September: Tolong Penuhi Hak Anak

Baca juga: Jelang Penutupan BIAN, Puskemas Sanggeng Manokwari tak Capai Target, Ini Alasannya

Kemudian, imunisasi tambahan berupa pemberian satu dosis imunisasi campak-rubela secara massal tanpa memandang status imunisasi sebelumnya dan bagi anak usia sembilan bulan sampai kurang dari 12 tahun.

Pelaksanaan BIAN di Provinsi Papua Barat masih terus berlangsung hingga 31 September mendatang.

(*)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved