Penjabat Kepala Daerah di Papua Barat

Ketua MRPB Ingatkan Penjabat Bupati Maybrat Lakukan Pendekatan Kultural

Ketua MRPB Ingatkan Penjabat Bupati Maybrat Lakukan Pendekatan Kultural sehingga bisa diterima masyarakat dan tokoh masyarakat

TRIBUNPAPUABARAT.COM/F. WEKING
PELANTIKAN - Ketua MRPB Maxsi Nelson Ahoren, saat ditemui awak media usai pelantikan tiga penjabat kepala daerah di Aston Niu Hotel Manokwari, Selasa (23/8/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI – Ketua Majelis Rakyat Papua Barat (MPRB), Maxsi Nelson Ahoren mengatakan, penjabat Bupati Maybrat Bernhard E Rondonuwu harus melakukan pendekatan kultural selama mengemban tugas.

"Yang pertama harus beliau ambil adalah pendekatan dengan masyarakat adat di Maybrat," ujar Ketua MRPB Maxsi Nelson Ahoren, saat ditemui awak media usai pelantikan tiga penjabat   kepala daerah di Aston Niu Hotel Manokwari, Senin (23/8/2022).

Ia melanjutkan, Pj Bupati Maybrat juga harus menjalin koordinasi dengan    tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh masyarakat, anggota legislatif. Dan, semua elemen masyarakat di Kabupaten Maybrat.

Baca juga: Pemprov Gelar Rapat Persiapan Pelantikan 3 Penjabat Kepala Daerah di Papua Barat

Baca juga: Banjir Melanda Hampir Semua Daerah di Kota Sorong Bertepatan dengan Pelantikan Penjabat Wali Kota

Pola pendekatan tersebut berdampak positif terhadap pelaksanaan tugas pemerintah daerah hingga masa mendatang.

"Supaya situasi masyarakat Maybrat bisa nyaman dengan kehadiran Pak Rondonuwu," ucap Nelson Ahoren.

Dia menilai, keputusan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memilih Bernhard E Rondonuwu sebagai Pj Bupati Maybrat sudah tepat.

Oleh sebabnya, MRPB selaku lembaga representatif kultural orang asli Papua, memberi dukungan penuh bagi Pj Bupati Maybrat.

"Keputusan pemerintah sudah tepat. Pak Bernhard E Rondonuwu bukan berasal dari salah satu suku di Maybrat, jadi dia orang netral," tegas dia.

Ia berharap, seluruh atensi dari Penjabat Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw dapat dilaksanakan sebaik mungkin.

Seperti, penanganan masalah kemanusiaan yaitu pengungsian yang    belum terselesaikan hingga saat ini.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved