BBPSDMP Kominfo Makassar Gelar Pelatihan Digital Enterpreneurship di Manokwari
BBPSDMP Kominfo Makassar Gelar Pelatihan Digital Enterpreneurship di Manokwari, Berikut Ulasan Lengkapnya
Penulis: Elias Andi Ponganan | Editor: Jefri Susetio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/BBPSDMP-Kominfo-Makassar-Agung-Harimurti.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Makassar menggelar pelatihan digital enterpreneurship academy di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.
Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Papua Barat, selama dua hari yakni Rabu hingga Kamis (31 Agustus - 1 September 2022).
Kepala BBPSDMP Kominfo Makassar, Agung Harimurti mengatakan, pelatihan itu bertujuan untuk mendorong pelaku wirausaha di Manokwari memanfaatkan platform digital dalam memasarkan produknya.
Materi pelatihan yang disajikan adalah manajemen keuangan digital, women enterpreneurship, dan digital marketing bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Baca juga: Bawaslu Papua Barat akan Bentuk Panwaslu Kecamatan di 218 Distrik
Baca juga: Manokwari Target Bebas Malaria 2027, Kabid P2P Dinkes Manokwari Urai Indikatornya
"Sebenarnya banyak tema, tapi kali ini kami pilih dua tema dasar," ucap Agung Harimurti saat ditemui awak media di Auditorium BPMP Papua Barat, Amban, Manokwari, Rabu (31/8/2022).
Ia menjelaskan, puluhan peserta yang mengikuti digital enterpreneurship academy atau DEA terdiri dari pelaku UMKM dan ibu rumah tangga yang baru berkecimpung di dunia usaha.
Pelatihan tersebut merupakan amanah dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 19 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Papua.
"Semester 2 ini kami fokus pelatihan," jelas dia.
Ia menjelaskan, pelatihan digital enterpreneurship di Manokwari sudah dilakukan sebanyak dua kali.
Setelah itu, pelatihan dilanjutkan di Kabupaten Kaimana, Manokwari Selatan, Fakfak, dan Raja Ampat.
"Masih banyak agenda pelatihan di Papua Barat," ucap Agung Harimurti.
Menurut dia, pelatihan wirausaha berbasis digital yang diintensifkan akan meningkatkan daya saing pelaku UMKM di Tanah Papua dengan wilayah lainnya di Indonesia.
Tak hanya Papua dan Papua Barat, BBPSDMP juga menyelenggarakan kegiatan serupa di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Supaya memiliki standar yang sama dengan daerah lainnya di Indonesia," ucapnya.
Agung berharap, peserta pelatihan dapat menyerap semua materi yang kemudian diimplementasikan dalam pengembangan usaha.