BBPSDMP Kominfo Makassar Gelar Pelatihan Digital Enterpreneurship di Manokwari
BBPSDMP Kominfo Makassar Gelar Pelatihan Digital Enterpreneurship di Manokwari, Berikut Ulasan Lengkapnya
Penulis: Elias Andi Ponganan | Editor: Jefri Susetio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/BBPSDMP-Kominfo-Makassar-Agung-Harimurti.jpg)
Seperti pencatatan transaksi keuangan berbasis digital, mempromosikan produk melalui market place, dan teknik desain kemasan yang akan dipajang pada toko online.
"Kita perkenalkan jenis market place, cara daftar, cara menggunakan, dan tampilan produk yang menarik," kata Agung Harimurti.
Baca juga: Pelaksanaan ANBK di Papua Barat Dipastikan Mulus, Cuma Ada Kendala Teknis Namun tak Menghambat
Baca juga: Satlantas Manokwari akan Lengkapi Fasilitas Toilet dan Parkiran untuk Disabilitas
Sedangkan, Staf Ahli Bidang Pemasyarakatan dan SDM, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Manokwari, Stevy Mosso menjelaskan, perkembangan era revolusi industri 4.0 merupakan kesempatan bagi pelaku UMKM meningkatkan akses pelanggan, penjualan, dan omzet.
Pemasaran produk yang dilakukan melalui platform digital bisa menjangkau seluruh pelanggan di belahan dunia manapun.
"Transaksi lebih mudah, dan biaya periklanan lebih murah," tutur Stevy Mosso.
Ia menilai, ada banyak hambatan yang mempengaruhi pelaku UMKM mengadopsi teknologi digital untuk pengembangan usaha mereka.
Antara lain minimnya pemahaman tentang relevansi bisnis dengan teknologi digital.
Tidak miliki strategi digital marketing, dan kurangnya SDM yang terampil dalam menjalankan bisnis digital.
"Pemerintah daerah berkomitmen mendorong pertumbuhan UMKM di Manokwari," ucapnya.
Mosso menjelaskan, kolaborasi Pemerintah Kabupaten Manokwari dan BBPSDMP Kominfo Makassar merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas pelaku UMKM menghadapi persaingan bisnis secara global.
Peserta pelatihan harus mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan seksama, agar materi yang dipaparkan bisa diterjemahkan melalui transformasi bisnis konvensional ke digital.
"Sehingga semuanya bisa mengimplementasikan pengetahuan wirausaha berbasis digital," pungkas dia.
(*)