Kamis, 9 April 2026

SMP Negeri 15 Rendani Manokwari Siap Laksanakan ANBK

ANBK mengukur tiga instrumen yaitu asesmen kompetensi minimum, survei karakter, dan survei lingkungan belajar

Tayang:
Penulis: Marvin Raubaba | Editor: Elias Andi Ponganan
zoom-inlihat foto SMP Negeri 15 Rendani Manokwari Siap Laksanakan ANBK
TRIBUNPAPUABARAT.COM/MARVIN RAUBABA
ANBK - Kepala SMP Negeri 15 Rendani Manokwari, Willem Manggaprouw saat diwawancarai awak media terkait pelaksanaan ANBK di ruang kerjanya, sabtu (3/9/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 15 Rendani, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat memastikan akan melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).

ANBK mengukur tiga instrumen yaitu asesmen kompetensi minimum, survei karakter, dan survei lingkungan belajar.

Kepala SMP Negeri 15 Rendani, Willem Manggaprouw mengatakan, ANBK tetap diselenggarakan meskipun sekolah mengalami keterabatasan sarana prasarana.
Tahun lalu, penerapan ANBK terpaksa harus menyewa laboratorium komputer milik SMA Oikumene dan SMA Negeri 2 Manokwari.

"Ya kami siap laksanakan ANBK meski dengan keterbatasan yang ada," kata Willem Manggaprouw saat ditemui awak media di Manokwari, Sabtu (3/9/2022).

Baca juga: Memelihara Asa SMP Negeri Baru di Manokwari, Orangtua: Harus Jadi Sekolah Unggulan

Baca juga: Kabupaten Manokwari Hanya Punya 1 SLB, Guru Beberkan Kendala Izin Operasional SMP dan SMA

Berkaca dari pengelaman tahun sebelumnya, ia berinisiatif untuk membangun satu ruangan semi permanen untuk dijadikan sebagai ruangan laboratorium.
Anggaran pembangunan ruangan tersebut diperkirakan mencapai Rp 72 juta.

"Lebih baik saya mengambil langkah untuk bangun ruangan yang semi permanen untuk menjawab masalah ini," kata Willem.

Baca juga: Profil SMP Negeri 6 Manokwari, Calon Orangtua Siswa Dua Kali Menyeruduk Sekolah Ini

Baca juga: Kisah Bripka Septinus Arui, Polisi yang Pernah Jadi Guru di Pedalaman Tambrauw

Kehadiran ruangan, sambung dia, memudahkan pelaksanaan ANBK yang nantinya diikuti oleh 45 murid SPM Negeri 15 Rendani.
Pihak sekolah juga sudah menyiapkan petugas yang menangani aspek teknis aplikasi pelaksanaan ANBK atau tenaga Proktor.

"Kami dapat bantuan Notebook 15 unit dari Kemendikbud, ditambah lima komputer milik sekolah untuk pelaksanaan ANBK dalam waktu dekat," terang Willem.

Baca juga: Bripka Septinus Arui, Meraih Mimpi dari Keterbatasan Ekonomi Jual Babi Untuk Beli Seragam Sekolah

Ia menilai, jaringan listrik dan internet di ruangan yang nantinya digunakan untuk ANBK cukup stabil. Namun, perlu dikoordinasikan dengan PT Telkom agar dapat menjaga kestabilan jaringan ketika ANBK digelar.

"Supaya tidak ada gangguan saat hari H nanti," ucapnya.

Kendati demikian, kondisi ruangan yang telah ada kurang cukup menampung semua jumlah murid ketika pelaksanaan ANBK.
Sehingga proses ujian dilakukan secara bergantian yaitu pagi dan sore hari.

Ia berharap, Pemerintah Kabupaten Manokwari segera merenovasi ruangan kelas yang dimiliki SMP Negeri 15 Rendani sekaligus menambah sarana lainnya.

"Tolong kita sama-sama perhatikan bagian ini," pungkas Willem Manggaprouw.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved