INILAH Besarnya Tarif Angkot Terbaru di Kota Sorong, Naik Rp 2 Ribu untuk Dewasa
INILAH Besarnya Tarif Angkot Terbaru di Kota Sorong, Naik Rp 2 Ribu untuk Dewasa, Berikut Keterangan Lengkapnya
Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Jefri Susetio
TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Pemerintah Kota Sorong, Papua Barat secara resmi mengumumkan kenaikan tarif angkutan kota, Senin (5/9/2022).
Besarnya penetapan tarif angkot di Kota Sorong berdasarkan kesepakatan bersama yang dihadiri sejumlah pejabat.
Seperti, Asisten III Setda Kota Sorong, Hanok Tala, Dinas Perhubungan Kota Sorong, DPRD Kota Sorong, Satlantas Polres Kota Sorong dan perwakilan sopir angkot.
Baca juga: Penjabat Gubernur Paulus Waterpauw Teruskan Aspirasi Masyarakat Suku Arfak ke RDP Komisi II DPR RI
Baca juga: Trayek Masuk Pasar Modern Rufei, Sopir Angkot: Kami Sering Dipajak, Pemerintah Buat Pos Keamanan
Kepala Dinas Perhubungan Kota Sorong, Paul Yawan, mengatakan, dalam rapat disepakati tarif angkot penumpang dinaikan.
Kenaikan tarif angkot ini sesuai dengan naiknya harga BBM.
Adapun tarif orang dewasa yang sebelumnya Rp 5 ribu menjadi Rp 7 ribu.
Sedangkan, untuk pelajar dan mahasiswa yang sebelumnya Rp 3 ribu naik menjadi Rp 4 ribu.
"Kami baru saja selesai rapat. Dan disepakati tarif angkotan umum di Kota Sorong dinaikan," katanya kepada TribunPapuaBarat.com saat dikonfirmasi melalui telepon.
Ia bilang, kenaikan tarif itu mulai berlaku sejak Senin (5/9/2022) sekira pukul 18.00 pascarapat.
Dan, hasil rapat tersebut sudah dilaporkan ke Penjabat Wali Kota Sorong George Yarangga.
"Setelah kami rapat, tarif mulai berlaku. Besok akan dikeluarkan SK dari Wali Kota Sorong," ujarnya.
Yance berujar, tarif orang dewasa naik Rp 2000 dan mahasiswa dan pelajar naik Rp 1000
"Kenaikan tarif pelajar dan mahasiswa itu dihitung dari ongkos 50 persen dari tarif orang dewasa," katanya.
Yance menuturkan dari hasil rapat, perwakilan sopir angkot sepakat dengan tarif yang dinaikan.
Kesepakatan ini akan disampaikan kepada seluruh sopir angkot yang beroperasi di Kota Sorong.
Baca juga: La Ode Dampi, 10 Tahun Jadi Sopir Angkot, 2 Anaknya Sebentar Lagi Sarjana
Baca juga: Cerita Pedagang Kue Manokwari tak Naikkan Harga Jualannya Meski Tepung, Telur dan BBM Naik
"Tadi perwakilan sopir mereka terima hasil kesepakatan rapat. Jadi kami berharap mereka pulang dan sampaikan ke teman-teman mereka," ungkapnya.
Perlu diketahui jalur angkutan umum di kota Sorong ada empat jalur di antaranya jalur A, B, E dan H.
Rute jalur A dari terminal Remu sampai pasar Modern Rufei Kota Sorong. Jalur B dari pasar Sentral Remu sampai pasar Modern Rufei.
Sedangkan rute jalur E, dari terminal Remu menuju Malanu Kampung sampai Arteri. Dan jalur H dari terminal Remu sampai Kilometer 12.
(*)