DJPb Sebut Sebagian Besar Pendapatan APBD Papua Barat Berasal dari Pemerintah Pusat

DJPb Sebut Sebagian Besar Pendapatan APBD Papua Barat Berasal dari Pemerintah Pusat, Bayu Andy Prasetya beri penjelasan mendetail

TRIBUNPAPUABARAT.COM/F. WEKING
DISEMINASI - Kakanwil DJPb Papua Barat, Bayu Andy Prasetya saat memberikan sambutan pada acara diseminasi kajian fiskal regional triwulan II tahun 2022 di Gedung Keuangan Negara Manokwari, Kamis (15/9/2022). Ia bilang sebagian besar pendapatan APBD Papua Barat berasal dari pemerintah pusat. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Sebagian besar pendapatan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Papua Barat berasal dari pemerintah pusat.

Hal ini disampaikan, Kapala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Papua Barat, Bayu Andy Prasetya.

"Sebagian besar pendapatan berasal dari transfer pemerintah pusat," ucap Bayu Andy Prasetya saat acara diseminasi kajian fiskal regional triwulan II tahun 2022 di Gedung Keuangan Negara Manokwari, Kamis (15/9/2022).

Baca juga: Bangun Sinergitas dan Kolaborasi, Kakanwil Taufiqurrakhman Silaturahmi sama Ketua MPR Papua Barat

Baca juga: Kalapas Kelas IIB Manokwari Bantah Tuduhan Gagal Bina WBP, Pelaku Begal dan Jambret Residivis

Ia menjelaskan, hingga berakhirnya triwulan II tahun 2022 realisasi pendapatan APBD Papua Barat mencapai 38,49 persen atau Rp 8,3 triliun dari target.

Meliputi pendapatan transfer sebanyak Rp 7,9 triliun, pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp3 42,83 miliar. Dan, pendapatan daerah lainnya yang sah sebanyak Rp4,21 miliar.

"Realisasi pendapatan pada triwulan II sudah 38,49 persen dari target," kata Bayu.

Ia menerangkan, target pendapatan pada komponen APBD Papua Barat tahun 2022 telah diproyeksi tumbuh 4,98 persen (yoy) menjadi Rp21,55 triliun.

"Sedangkan belanja dan transfer mengalami penurunan 7,71 persen (yoy) jadi Rp22,16 triliun," ujarnya.

Bayu menuturkan, realisasi belanja APBD hingga triwulan II tahun 2022 mencapai Rp 4,54 triliun atau 20,52 persen.

Belanja APBD Papua Barat meliputi, belanja pegawai Rp 1,59 triliun, belanja barang Rp 1,41 triliun, belanja modal Rp 458,24 miliar. Lalu, belanja bantuan sosial Rp85,21 miliar.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved