Berita Manokwari

Peserta JKN-KIS Wajib Pahami Sistem Rujukan Berjenjang, BPJS Ungkap Akibatnya Jika tak Patuh

Peserta JKN-KIS Wajib Pahami Sistem Rujukan Berjenjang, BPJS Kesehatan Manokwari Ungkap Akibatnya Jika tak Patuh

TRIBUNPAPUABARAT.COM/Kresensia Kurniawati Mala Pasa
JKN KIS - Sosialisasi rujukan berjenjang, dan pencegahan serta penanganan kecurangan sistem rujukan Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Rabu (14/9/2022). BPJS Kesehatan Cabang Manokwari dan ditujukan kepada FKTP dan FKRTL se-Kabupaten Manokwari. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Manokwari, Deny Jermy Eka Putra Mase, membeberkan prosedur sistem rujukan berjenjang yang wajib dipahami peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

"Jika tidak patuh, akibatnya peserta JKN-KIS saat mengklaim biaya pengobatannya, tidak kita (BPJS Kesehatan Cabang Manokwari) bayarkan," kata Deny pada acara sosialisasi rujukan benjenjang dan pencegahan serta penanganan kecurangan sistem rujukan JKN-KIS, Rabu (14/9/2022).

Dia menambahkan, sistem   rujukan berjenjang JKN-KIS seperti diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. 

Baca juga: Saling Berbagi, Pemuda Millennial Yapen Serahkan Sembako Ke Panti Asuhan

Baca juga: Cara Komunitas Ketapang Kwawi Melestarikan Penyu di Manokwari

Menurutnya, sudah dijelaskan   pelayanan kesehatan dalam program JKN diberikan secara berjenjang, efektif dan efisien dengan menerapkan prinsip kendali mutu dan kendali biaya.

Dalam rujukan vertikal, sambung Deni, pasien harus    terlebih dahulu memeriksakan kesehatannya di fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama, seperti yang tertera di kartu JKN-KIS miliknya.

Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) itu termasuk puskesmas, klinik umum atau dokter keluarga.

Setelah pasien diperiksa, dan dari indikasi medis oleh dokter dinyatakan butuh penanganan lanjut.

Maka, dokter akan menerbitkan surat rujukan ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL)

"Nah yang sering terjadi di lapangan itu kebalikannya. Pasien datang ke rumah sakit, baru diminta surat rujukan dari puskesmas. Makanya, mau kita tertibkan soal ini," ujarnya.

Lebih lanjut dia bilang, dalam sistem rujukan berjenjang, juga mengenal klasifikasi tipe rumah sakit.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved