Minim Kunjungan Wisatawan Domestik ke Teluk Cenderawasih, Harga Akomodasi dan Tiket Jadi Penyebab

Kepala Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih, Supartono, mengatakan jumlah kunjungan wisata ke TNTC masih didominasi wisatawan mancanegara.

Penulis: Libertus Manik Allo | Editor: Tarsisius M
Dokumentasi Humas BBTNTC
PANTAI- Pantai berpasir putih di Pulau Purup menjadi satua di antara belasan objek wisata di di Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNTC), Papua Barat. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Libertus Manik Allo

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI- Teluk Cenderawasih yang berada di tiga kabupaten yakni, Manokwari Selatan, Teluk Wondama, dan Nabire memiliki banyak potensi wisata.

Meskipun demikian, jumlah wisatawan domestik yang berkunjung ke Teluk Cenderawasih masih minim.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih, Supartono, mengatakan komposisi jumlah kunjungan wisata di Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNTC) selama ini didominasi wisatawan mancanegara.

Hal ini diduga karena sensitivitas wisatawan domestik soal akomodasi dan harga tiket untuk mengunjungi wilayah Papua dan Papua Barat serta minimnya event di sekitar kawasan.

Kepala Kepala Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih, Supartono, mengatakan komposisi jumlah kunjungan wisata di Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNTC) selama ini lebih banyak dilakukan oleh wisatawan mancanegara daripada wisatawan domestik, Kamis (22/09/2022)
Kepala Kepala Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih, Supartono, mengatakan komposisi jumlah kunjungan wisata di Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNTC) selama ini lebih banyak dilakukan oleh wisatawan mancanegara daripada wisatawan domestik, Kamis (22/09/2022) (TribunPapuaBarat.com/Libertus Manik Allo)

"Mungkin ya karena biaya akomodasi dan tiket yang cukup tinggi sehingga wisatawan domestik masih minim berkunjung ke TNTC," katanya kepada TribunPapuaBarat.com, Kamis (22/09/2022).

Selain itu, pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia sejak pertengahan 2020 mengakibatkan terhentinya aktivitas wisata di Indonesia.

Baca juga: Kawasan Taman Nasional Teluk Cenderawasih Punya 14 Potensi Wisata, Wajib Dikunjungi

Bahkan, aktivitas wisata di seluruh taman nasional di Indonesia sempat ditutup.

"Yang artinya pada 2020-2021, aktivitas wisata hampir sepenuhnya berhenti total," ujarnya.

Seiring mulai menurunkan pandemi Covid-19 di Tanah Air dan adanya reaktifasi kunjungan wisata di seluruh taman nasional diharapkan mampu mendongkrak kembali kunjungan wisata di kawasan TNTC.

"Kita saat ini sedang bangkit pascapandemi Covid-19 yang cukup lama. Kami berharap tahun ini dan mendatang jumlah wisatawan ke TNTC semakin bertambah, baik wisatawan mancanegara maupun domestik," katanya.

Menurutnya, di kawasab TNTC, terdapat 14 objek wisata yang tidak kalah indahnya dengan Raja Ampat.  

Belasan objek wisata tersebut adalah Pulau Nusrowi, Pulau Rumberpon, Pulau Purup, Pulau Roswar, Pulau Yop, Aisandami, Selat Numamuram, dan Yende.

Ada juga Tanjung Ayami, Kepulauan Auri, Kwatisore, Tanjung Napan Yaur, Pulau Pepaya Nutabari dan Nuburi, serta Tanjung Mangguar.(*)

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved