HIKMAH JUMAT: Umat Islam Diminta untuk Menjalankan 2 Misi sebagai Hamba
Umat Islam di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, diminta untuk senantiasa meningkatkan keimanan kepada Allah SWT.
Penulis: Safwan Ashari | Editor: Roifah Dzatu Azmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Pelaksanaan-khutbah-di-Masjid-Al-Falah-Manokwari.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Umat Islam di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, diminta untuk senantiasa meningkatkan keimanan kepada Allah SWT.
Peningkatan keimanan tersebut harus dimulai dengan mengikuti apa yang dianjurkan oleh Allah SWT dan meninggalkan segara laranganNya.
Hal tersebut dijelaskan seorang mubaligh Sirajudin Abbas (54), saat menyampaikan khutbah di Masjid Al Falah Manokwari.
Baca juga: HIKMAH JUMAT: Pemuda Idealis dan Berjiwa Qurani Berawal dari Ilmu serta Akhlak Mulia
"Kita hidup di alam dunia semata-mata hanya untuk membawa misi sebagai seorang hamba Allah SWT," ujar Abbas, di Masjid Al Falah Manokwari, Jumat (11/11/2022).
Pertama, misi sebagai seorang hamba Allah SWT, tentu memiliki kewajiban untuk mengabdi kepadaNya.
"Terkadang ketika ada kata ibadah yang diketahui hanyalah salat, zakat, puasa, menutup aurat dan haji," tuturnya.
Padahal sesungguhnya, esensi dari ibadah dia bersifat luas, termasuk seluruh aspek hidup dan kehidupan manusia.
"Allah SWT telah berfirman dalam Al Quran, bahwasanya kita diperintahkan agar supaya beribadah kepadaNya," jelasnya.
"Jika setiap aktivitas kita awali dengan niat hanya semata-mata karena Allah SWT, maka semua itu akan menjadi ibadah."
Hal tersebut juga telah disabdakan oleh Rasulullah SAW, ketika melakukan aktivitas (dunia dan akhirat) maka harua dimulai dengan Bismillahirrahmanirrahim.
"Maka setiap aktivitas yang kita lakukan adalah bernilai ibadah karena Allah SWT," ucap Abbas.
Baca juga: HIKMAH JUMAT: Umat Muslim Manokwari Diminta Jaga Air Wudhu, Ada 4 Keutamaan
Ibadah ini berkenaan dengan ribuan-ribuan ilmu pengalaman.
"Orang-orang yang berpikir, tentu akan menjadi sang jembatan untuk bisa menjadi nilai ibadah," katanya.
Hal tersebut harus dilakukan dengan cara bertafakur atas kekuasaannya Allah SWT.
"Allah SWT telah berfirman bahwa kita umat manusia diciptakan dengan akal untuk bertafakur beda dengan hewan," tuturnya.