Lukas Enembe Tersangka

Gubernur Papua Lukas Enembe Minta Izin Berobat ke Singapura Lagi

Ini merupakan kedua kalinya Lukas Enembe mengajukan izin yang sama ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Editor: Tarsisius M
Istimewa/Tribunnews
Ketua KPK Firli Bahuri saat berada di kediaman Gubernur Papua Lukas Enembe, Jayapura, Papua, Kamis (3/11/2022). Lukas kembali mengajukan izin berobat ke Singapura. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, JAYAPURA – Gubernur Papua Lukas Enembe mengajukan izin berobat di Singapura.

Ini merupakan kedua kalinya Lukas Enembe mengajukan izin yang sama ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pada akhir September 2022, Gubernur Papua itu juga mengajukan izin berobat ke Singapura.

Kuasa hukum Lukas Enembe, Petrus Bala Pattyona, mengatakan kondisi kesehatan kliennya kian memburuk.

“Kondisi Pak Lukas sudah semakin memburuk. Tiga penyakit beliau ginjal ya, paru-paru, dan stroke,” kata Petrus Bala Pattyona di gedung Merah Putih KPK, Senin (28/11/2022).

Baca juga: Ketua KPK Berjabat Tangan dengan Lukas Enembe, ICW Sebut Seperti Lelucon

Menurutnya, sejumlah dokter dari Rumah Sakit Elizabeth, Singapura, menyarankan Lukas Enembe untuk dirawat di Singapura.

“Intinya bahwa Pak Lukas Enembe harus dibawa ke Singapura. Kalau dibiarkan satu minggu terakhir nanti keadaan akan sangat memburuk,” ujar Petrus Bala Pattyona.

Karena itu, ia perlu menjelaskan dan meminta izin KPK agar kliennya bisa dibawa ke Singapura.

Menurutnya, KPK dipersilakan untuk mengirimkan dokter dan penyidik untuk mendampingi Lukas Enembe berobat ke negara tetangga tersebut.

“Kami terbuka saja, dokter KPK monggo, dokter IDI (Ikatan Dokter Indonesia) monggo, tentu secara etik biar mereka yang dikoordinasikan begitu,” ujar Lukas Enembe.

Baca juga: Hari Ini, Gubernur Papua Lukas Enembe Diperiksa 2 Dokter Spesialis dari Singapura

Lukas ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek yang bersumber dari APBD Papua.

KPK telah dua kali memanggil Lukas Enembe, yakni pada 6 September sebagai saksi dan 26 September sebagai tersangka.

Ia tidak memenuhi panggilan itu karena alasan sakit. Pemeriksaan terhadap Lukas Enembe sempat alot. Kuasa hukumnya meminta klien memeriksa di Jayapura.

Pada akhirnya, KPK mengirimkan tim penyidik dan tim medis didampingi Ketua KPK Firli Bahuri, Kamis (3/11/2022). (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Klaim Kesehatan Memburuk, Lukas Enembe Minta Izin Berobat ke Singapura

 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved